Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Kubu Raya. Di Pontianak, antrean kendaraan mengular di SPBU Kota Baru sejak sore sebelumnya, dengan warga rela menunggu lama untuk mendapatkan BBM.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta Pertamina serius mengantisipasi persoalan pasokan agar antrean panjang dan kelangkaan BBM tidak kembali terjadi. Menurutnya, antrean di SPBU biasanya dipicu oleh keterlambatan pasokan dari Pertamina, mulai dari pengolahan, produksi, distribusi, hingga pengangkutan.
Kondisi serupa juga pernah terjadi menjelang Lebaran lalu. Sejumlah berita terkait mengungkap bahwa antrean BBM juga melanda wilayah lain seperti Bali dan Jawa Timur, dengan ESDM menyebut stok masih 18—20 hari serta adanya keterlambatan kapal sebagai penyebab.