Pemerintah menargetkan sekitar 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah terisi barang kebutuhan pokok dan sarana operasional hingga akhir Oktober 2026. Dari total 28.000 hingga 29.000 koperasi yang masih perlu dilengkapi, sekitar 8.000 unit diprioritaskan untuk segera dipenuhi kebutuhannya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemenuhan barang meliputi pupuk bersubsidi, gula, minyak goreng, gas elpiji, serta beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog. Ia memperkirakan sebagian koperasi dapat terisi barang pada pekan ini, meskipun kondisi kesiapan setiap unit berbeda-beda.
Selain persediaan barang, pemerintah juga memeriksa kesiapan kendaraan operasional seperti truk, mobil pikap, dan becak motor untuk mendukung distribusi. Pemeriksaan mencakup ketersediaan dan kelayakan mesin kendaraan.
Perum Bulog mencatat 1.985 KDKMP masuk dalam cakupan pelayanannya, dengan 736 koperasi telah menerima beras SPHP dan 1.249 lainnya masih dalam proses. Pesanan beras SPHP melalui jaringan koperasi mencapai 624 ton yang masih diproses, sementara di 107 titik KDKMP tercatat pemesanan 53,5 ton yang ditargetkan selesai hari ini.