Seorang remaja berusia 14 tahun ditangkap di Prancis setelah menembak kepala sekolah dan seorang guru di sebuah SMP di Aubagne, dekat Marseille, menggunakan senapan berburu. Insiden terjadi pada Senin (12/10/2026) dan pelaku berhasil dilumpuhkan oleh staf sekolah sebelum polisi tiba. Kepala sekolah dan guru yang menjadi korban tidak dalam kondisi kritis, sementara satu orang lainnya hanya mengalami luka serempet. Menteri Pendidikan Prancis mengecam aksi tersebut sebagai bukti meningkatnya kekerasan yang tidak terkendali, dan pihak berwenang menyatakan penembakan ini tidak terkait dengan aksi protes pelajar SMA yang sedang berlangsung.