Polisi mengungkap motif pembunuhan Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indonesia Kabanjahe, Aspira Surbakti. Dua tersangka berinisial AD dan RS ditangkap setelah merencanakan pencurian di rumah korban dengan memantau aktivitas korban selama sekitar dua bulan. Kedua tersangka merupakan mantan buruh bangunan yang pernah bekerja di kompleks perumahan korban, sehingga mengetahui kondisi lingkungan dan kebiasaan korban yang tinggal seorang diri serta memiliki barang mewah. Mereka menyusup ke rumah korban dini hari melalui atap kaca, namun aksi tersebut diketahui korban hingga terjadi penyerangan yang menyebabkan korban meninggal dunia.