BEM UI membeberkan kronologi pengeroyokan yang menimpa Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut terjadi saat Hafidz hendak pulang dari konsolidasi dan diserang oleh orang tak dikenal (OTK).
Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, menjelaskan korban mengalami luka-luka mulai dari cedera kepala, lebam, dan robek di bibir. Selain itu, Hafidz juga diancam pembunuhan saat kejadian tersebut.
Legal Consultant BEM UI, Adiluhung, menyoroti kejanggalan dalam kasus ini. Pelaku diduga menendang motor korban dan memilih memukuli saudara korban sebelum mengambil barang berharga, sehingga menimbulkan kecurigaan bukan sekadar pencurian biasa.
Pihak UI menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, sementara Polda Metro Jaya telah turun tangan untuk menyelidiki insiden tersebut. BEM UI juga mengaitkan kasus ini dengan maraknya represivitas terhadap pejuang demokrasi.