Riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyorot pentingnya penerapan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) pada sepeda motor. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi ini memiliki potensi besar dalam mengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan proyeksi, penerapan ABS secara luas di Indonesia dapat menekan jumlah korban jiwa hingga 111.163 orang hingga tahun 2045. Angka ini mencerminkan dampak signifikan dari inovasi teknologi dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Para peneliti berharap temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan industri otomotif untuk mendorong peningkatan penetrasi ABS pada kendaraan roda dua di pasaran. Dengan demikian, keselamatan pengendara dapat ditingkatkan secara drastis melalui akses teknologi pengereman yang lebih aman.