Harga Kuota Internet Rollover Jadi Lebih Mahal, Komdigi akan Evaluasi

Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 12.00
Harga Kuota Internet Rollover Jadi Lebih Mahal, Komdigi akan Evaluasi

Sumber Berita Asli

Uzone | Informasi Teknologi Terkini

Baca di Website Asli ↗
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan memonitor kepatuhan operator seluler terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai larangan kuota hangus dan kewajiban paket rollover. Komdigi juga akan mengevaluasi potensi kenaikan harga paket rollover, dengan menegaskan bahwa operator dilarang menambahkan biaya apapun untuk fitur tersebut sesuai amanah putusan MK. Tiga operator yang dimonitor adalah XLSmart, Telkomsel, dan Indosat Ooredoo Hutchison. Mereka diminta melaporkan perkembangan penerapan rollover setiap bulan. Namun, berdasarkan evaluasi per 28 September 2026, ketiganya belum sepenuhnya patuh. Masih banyak paket non-rollover yang hanya memberikan perlindungan berupa notifikasi, yang dinilai Komdigi belum sesuai dengan putusan MK karena tidak melindungi nilai ekonomi sisa kuota pelanggan secara langsung. Rinciannya, XLSmart masih memiliki 9 dari 101 paket yang belum menerapkan rollover. Indosat masih memiliki 71 paket non-rollover yang hanya mengandalkan notifikasi tambahan. Sementara Telkomsel, dari 95 paket yang dilaporkan, hanya 19 paket yang sudah menerapkan mekanisme rollover, sedangkan 76 paket lainnya masih menggunakan notifikasi intens. Komdigi meminta agar paket-paket yang belum sesuai segera mendapatkan mekanisme perlindungan yang sesuai dengan amanah putusan MK. Evaluasi berkala akan terus dilakukan, termasuk mengkaji dampak penerapan rollover terhadap harga paket internet.

Berita Terkait Lainnya