Beranda/Teknologi

Teknologi

Kemdiktisaintek perkuat transformasi kampus guna capai Indonesia Emas
Teknologi

Kemdiktisaintek perkuat transformasi kampus guna capai Indonesia Emas

Oleh karena itu seluruh kebijakan Kemdiktisaintek kami arahkan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakatJakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, agar lebih inklusif, adaptif, dan berdampak sebagai bagian dari upaya menyiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045."Kemerdekaan Indonesia harus diisi dengan pembangunan manusia yang berkualitas. Pendidikan tinggi bukan hanya mencetak lulusan, melainkan juga melahirkan pemimpin, peneliti, inovator, dan wirausahawan, yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan bangsa. Oleh karena itu seluruh kebijakan Kemdiktisaintek kami arahkan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat.Mendiktisaintek Brian mengatakan transformasi tersebut mencakup perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, pengembangan talenta, penguatan riset, percepatan hilirisasi, serta pemanfaatan hasilnya bagi masyarakat.Dari sisi tata kelola, realisasi anggaran Kemdiktisaintek pada 2025 mencapai 94,81 persen dengan nilai kinerja anggaran berkategori sangat baik. Laporan keuangan kementerian juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).Baca juga: Mendiktisaintek: Transformasi pendidikan harus ditopang budaya risetSementara untuk perluasan akses, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) hingga Agustus 2026 telah menjangkau lebih dari 841 ribu mahasiswa dengan dukungan anggaran sekitar Rp7,47 triliun.Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) juga diberikan kepada 7.583 mahasiswa dengan anggaran sekitar Rp89 miliar, terutama untuk kelompok yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.Peningkatan mutu dilakukan melalui penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, pengembangan kelembagaan perguruan tinggi, serta pembukaan sembilan fakultas kedokteran dan 165 program studi spesialis dan subspesialis. Langkah tersebut membuat 11 provinsi untuk pertama kalinya memiliki program pendidikan dokter spesialis.Di bidang riset, Kemdiktisaintek pada 2026 mendanai 12.971 judul penelitian dan memperkuat kolaborasi global melalui 119 diaspora Indonesia dari 31 negara.Baca juga: Wamen Fauzan dorong kolaborasi untuk transformasi pendidikan tinggiSebanyak 924 proposal hilirisasi riset prioritas juga memperoleh pendanaan dengan dukungan 791 mitra untuk mendorong hasil penelitian menjadi teknologi, produk, kebijakan, dan layanan yang dapat dimanfaatkan.Kemdiktisaintek juga mendanai 3.328 program pengabdian kepada masyarakat dari 858 perguruan tinggi. Selain itu lebih dari 10 ribu mahasiswa dari 81 perguruan tinggi terlibat dalam pemulihan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.Kemdiktisaintek menilai rangkaian kebijakan tersebut membentuk mata rantai pembangunan yang menghubungkan tata kelola, akses pendidikan, peningkatan mutu, riset, hilirisasi, hingga pemanfaatan sains dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.Baca juga: Kemdiktisaintek dorong transformasi prodi secara komprehensifPewarta: Lintang Budiyanti PrameswariEditor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Toshiba Tampilkan Keahlian Panas Bumi dan Solusi Digital yang Telah Teruji di Ajang 12th IIGCE 2026
Teknologi

Toshiba Tampilkan Keahlian Panas Bumi dan Solusi Digital yang Telah Teruji di Ajang 12th IIGCE 2026

Jakarta, Indonesia, (ANTARA/PRNewswire)- PT Toshiba Asia Pacific Indonesia (TAPI) akan menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung transisi energi dan pengembangan panas bumi di Indonesia melalui partisipasinya di ajang Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).Berbekal potensi panas bumi Indonesia yang melimpah, Toshiba telah lama menjadi mitra dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang bersih dan andal. Hingga kini, teknologi Toshiba telah digunakan dalam delapan unit PLTP dengan kapasitas total lebih dari 400 megawatt (MW), termasuk di proyek Patuha I, Sarulla, Lumut Balai I, Dieng Small Scale Geothermal Power Plant, Wayang Windu III, dan Patuha II. Melalui berbagai proyek tersebut, Toshiba terus mendukung upaya Indonesia mewujudkan kemandirian energi, memperkuat ketahanan energi, serta mendukung masa depan rendah karbon yang berkelanjutan.Dalam ajang IIGCE 2026, TAPI akan memperkenalkan dua solusi utama yang dirancang untuk membantu pemilik dan operator PLTP meningkatkan kinerja aset di setiap tahap pengembangan proyek, yaitu: Geoportable™ Geoportable™ merupakan solusi PLTP berukuran ringkas dan fleksibel yang mendukung pengembangan proyek skala kecil dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya panas bumi. Solusi ini memadukan teknologi turbin panas bumi Toshiba, desain yang lebih ringkas, serta komponen standar yang telah dirakit (pre-assembled) sehingga proses instalasi dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kinerja maupun keandalannya. Fleksibilitas desain juga membuat Geoportable™ cocok diterapkan di lokasi dengan keterbatasan ruang dan tantangan logistik yang menyulitkan penggunaan sistem panas bumi konvensional. Di Indonesia, inovasi ini telah diterapkan dalam proyek Dieng Small Scale Geothermal Power Plant sebagai bagian dari upaya Toshiba memperluas pemanfaatan panas bumi dan mempercepat pengembangan energi rendah karbon yang berkelanjutan. EtaPRO™ Predictive Analytics Platform EtaPRO™ merupakan platform pemantauan kinerja dan analitik prediktif yang dikembangkan Toshiba agar operator pembangkit listrik dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keandalan aset, serta menerapkan strategi pemeliharaan perangkat yang lebih proaktif melalui analisis data secara real-time dan sistem diagnostik cerdas. Berkat kemampuan mendeteksi potensi gangguan peralatan sejak dini, EtaPRO™ turut mengurangi risiko henti operasional yang tidak direncanakan, meningkatkan ketersediaan pembangkit listrik, serta menjaga keandalan pasokan listrik. Sebagai bagian dari penerapan kapabilitas digital Toshiba di sektor panas bumi, TAPI bekerja sama dengan PT Geo Dipa Energi pada 2022 untuk mengimplementasikan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) di PLTP Patuha I. Dengan memanfaatkan EtaPRO™, sistem tersebut mendukung pemantauan kondisi peralatan secara real-time, mempercepat identifikasi potensi gangguan, serta mendukung operasional PLTP yang lebih efisien dan andal."Energi panas bumi berperan penting mendukung transisi Indonesia menuju masa depan yang rendah karbon sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional," ujar Ryuji Nagaie, Presiden Direktur PT Toshiba Asia Pacific Indonesia. "Dengan memadukan teknologi PLTP yang telah teruji dan solusi digital yang canggih, Toshiba membantu operator meningkatkan kinerja PLTP, memperkuat keandalan operasional, serta mempercepat pengembangan infrastruktur energi yang berkelanjutan."Seiring menguatnya komitmen global menuju target netralitas karbon, Toshiba terus mendorong pengembangan berbagai proyek energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi dan pembangkit listrik tenaga air. Melalui inovasi teknologi, transformasi digital, serta kolaborasi yang erat dengan para pemangku kepentingan, Toshiba berkontribusi menghadirkan sistem energi yang lebih tangguh dan berkelanjutan, baik di Indonesia maupun di tingkat global.Booth Toshiba di IIGCE 2026Jadwal: 19-21 Agustus 2026Lokasi: Jakarta International Convention Center (JICC)Booth: A-119Registrasi: DI SINITentang PT Toshiba Asia Pacific IndonesiaPT Toshiba Asia Pacific Indonesia (TAPI), merupakan anak perusahaan Toshiba Asia Pacific Pte. Ltd. yang didirikan pada 2014. TAPI menangani pengembangan dan pengelolaan proyek pembangkit listrik, solusi transmisi dan distribusi tenaga listrik, serta solusi perkeretaapian di Indonesia. Berlandaskan komitmen Toshiba Group, "Committed to People, Committed to the Future", TAPI terus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui pengembangan solusi terintegrasi, percepatan menuju netralitas karbon, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh.Informasi selengkapnya: https://asia.toshiba.com/indonesia/SOURCE PT. Toshiba Asia Pacific IndonesiaPewarta: PR WireEditor: PR Wire Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindek...

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Mentan ajak maba Unhas berinovasi untuk kedaulatan pangan
Teknologi

Mentan ajak maba Unhas berinovasi untuk kedaulatan pangan

...Kalian harus percaya bahwa kalian punya kemampuanMakassar (ANTARA) - Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Andi Amran Sulaiman, mengajak 10.401 mahasiswa baru (Maba) Unhas berkreasi dan berinovasi membangun kedaulatan pangan.Amran Sulaiman di Makassar, Selasa, mengatakan membangun swasembada pangan membutuhkan peningkatan produksi, penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, serta generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan.Menurut Mentan, pertanian menghadapi kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan. Karena itu, generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mempelajari hal baru, mengembangkan gagasan, dan menerjemahkan pengetahuan sebagai solusi.Amran Sulaiman menempatkan perubahan mindset sebagai salah satu modal dalam mendorong inovasi pertanian.Menurutnya, tantangan pangan membutuhkan generasi muda yang berani melihat persoalan dari sudut pandang baru dan memiliki kemauan untuk menguji gagasan menjadi solusi.Baca juga: Mentan ancam cabut izin pelaku manipulasi harga pakan dan telur“Kalau kita mengubah mindset, kalian akan mengubah dunia. Kalau mau sukses, perlu mimpi besar. Tapi, mimpi besar saja tidak cukup. Harus berani melangkah, bekerja keras, dan terus berjuang,” pesannya pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.Dalam konteks pertanian, kata dia, keberanian tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, pemanfaatan sumber daya secara efisien, dan inovasi memperkuat ketahanan pangan.Generasi muda, menurut Amran, perlu menjadi bagian dari perubahan tersebut dengan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai dasar menghasilkan inovasi.Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Unhas. Amran menilai, perguruan tinggi memiliki posisi strategis menghasilkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional.Di hadapan mahasiswa baru, Amran mendorong mahasiswa untuk terus membangun budaya prestasi dan kepercayaan diri. Mahasiswa baru diminta tidak membatasi potensi berdasarkan latar belakang daerah maupun kondisi sosial.Baca juga: Mentan apresiasi capaian Unhas pertahankan gelar Pimnas“Percaya pada diri sendiri. Kalian harus percaya bahwa kalian punya kemampuan. Kesuksesan tidak mengenal latar belakang, tetapi ada di tangan kalian,” tegasnya.Amran menyebutkan, mahasiswa yang mengikuti PKKMB merupakan mereka yang telah melewati proses seleksi untuk menjadi bagian dari Unhas. Kesempatan tersebut perlu dijawab dengan kesungguhan dalam menjalani pendidikan.Dirinya juga mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan kejujuran sebagai prinsip dalam menjalani pendidikan dan kehidupan profesional.Pesan Amran sejalan dengan tema PKKMB Unhas 2026, “Tumbuh dengan Inovasi, Bergerak dengan Sinergi, Berdampak untuk Negeri.” Tema tersebut menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari ekosistem akademik yang perlu tumbuh melalui ilmu pengetahuan, membangun kolaborasi, dan menghasilkan kontribusi.Mentan Andi Amran Sulaiman berfoto bersama mahasiswa baru Unhas di JK Auditorium GOR Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa, (11/8/2026).ANTARA/HO-Unhas Baca juga: Mentan tegaskan reformasi pertanian dongkrak kesejahteraan petaniPewarta: Abdul KadirEditor: Bernadus Tokan Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Polinela-Unila terapkan IoT dan PLTS untuk penyiraman kebun terong
Teknologi

Polinela-Unila terapkan IoT dan PLTS untuk penyiraman kebun terong

...kami menghadirkan teknologi yang benar-benar mandiri energi dan ramah lingkunganLampung Selatan (ANTARA) - Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama Universitas Lampung (Unila) Polinela menerapkan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bertenaga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada kebun terong Kelompok Wanita Tani (KWT) Anyelir, Lampung Selatan.Inovasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Riset dan Pengembangan (Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).Ketua Tim Pengabdian, Dila Febria, di Lampung Selatan, Senin mengatakan penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk membantu KWT Anyelir mengatasi keterbatasan tenaga dan waktu dalam penyiraman sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi listrik konvensional.“Dengan memadukan IoT dan PLTS, kami menghadirkan teknologi yang benar-benar mandiri energi dan ramah lingkungan. Anggota KWT Anyelir kini tidak perlu lagi menyiram secara manual satu per satu tanaman terong,” kata dia.Ia menjelaskan sistem penyiraman bekerja secara otomatis berdasarkan sensor kelembapan tanah. Ketika sensor mendeteksi tingkat kelembapan berada di bawah batas optimal, pompa air akan aktif untuk menyiram tanaman.Baca juga: Mahasiswa UMM kembangkan teknologi plasma penyembuhan luka diabetesSebaliknya, pompa akan berhenti secara otomatis setelah kelembapan tanah mencapai tingkat yang telah ditentukan.Menurut dia, penggunaan PLTS menjadi sumber energi mandiri untuk mengoperasikan pompa air dan perangkat IoT sehingga dapat membantu menekan biaya operasional kelompok tani.Selain pemasangan perangkat, tim pengabdian juga memberikan pelatihan teknik budi daya tanaman terong serta pendampingan teknis pengoperasian sistem penyiraman menggunakan aplikasi pada telepon pintar.Sebanyak 15 anggota KWT Anyelir mengikuti kegiatan pemasangan instalasi PLTS, perangkat penyiraman berbasis IoT, serta penerapannya pada area kebun terong.Melalui penerapan teknologi itu, kolaborasi Polinela dan Unila diharapkan dapat mendorong modernisasi pertanian di tingkat masyarakat melalui penerapan konsep pertanian cerdas yang efisien, ramah lingkungan, dan mandiri energi.Baca juga: Mahasiswa UMM kembangkan sirup sehat untuk atasi surplus gulaProgram itu juga sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam memberikan solusi berbasis teknologi terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas budi daya pertanian.Sementara itu, ketua KWT Anyelir Vera Nova menyambut baik penerapan teknologi energi terbarukan tersebut karena dinilai membantu anggota kelompok dalam menghemat waktu dan biaya operasional kebun.“Kami sangat bersyukur dan terbantu. Selain penyiraman menjadi otomatis dan hemat waktu, ketersediaan daya dari panel surya membuat operasional penyiraman otomatis kebun terong ungu tidak membebani biaya listrik kami,” katanya.Dirinya berharap inovasi tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga sistem yang diterapkan juga mampu mendukung kebutuhan irigasi di rumah kaca atau greenhouse milik KWT Anyelir.Baca juga: Mahasiswa USK Aceh olah ikan bilih lokal jadi produk makanan cemilanBaca juga: Mahasiswa USK Aceh ubah limbah kulit ikan tuna jadi losion anti nyamukPewarta: Riadi GunawanEditor: Bernadus Tokan Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Menko Pangan: Pirolisis lengkapi PSEL tangani sampah nasional
Teknologi

Menko Pangan: Pirolisis lengkapi PSEL tangani sampah nasional

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis untuk melengkapi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam mempercepat penanganan sampah nasional.Menurut dia, kapasitas PSEL yang tengah dikembangkan belum dapat menangani seluruh timbulan sampah sehingga diperlukan teknologi pengolahan lain yang mampu mengubah sampah menjadi sumber energi.“Persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani dengan cara biasa. Kita membutuhkan percepatan melalui intervensi teknologi. Karena itu, selain pembangunan PSEL, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis agar semakin banyak sampah yang dapat diolah menjadi energi,” kata Zulhas dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Minggu.Ia mengatakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 telah mempercepat pembangunan PSEL di sejumlah daerah.Baca juga: Danantara percepat transformasi sampah jadi energi lewat DPT BaruIa menyebut Indonesia akan memiliki 13 lokasi PSEL, termasuk fasilitas di Kota Palembang yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.Namun, Zulhas menyebut kapasitas PSEL tersebut diperkirakan baru mampu menangani sekitar 22 persen timbulan sampah nasional sehingga dibutuhkan teknologi pengolahan pelengkap.Salah satu teknologi yang didorong pemerintah adalah pirolisis, yakni proses pengolahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah yang telah menumpuk di tempat pemrosesan akhir (TPA) menjadi bahan bakar terbarukan setara solar.Pemerintah memperkirakan pemanfaatan teknologi tersebut secara lebih luas berpotensi membantu menangani sekitar 20 persen persoalan sampah nasional.Pengembangan teknologi pirolisis, lanjut Zulhas, juga dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah, termasuk dalam pengembangan proyek percontohan di lima wilayah.Lima wilayah tersebut meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Semarang, Kota Bekasi, dan DKI Jakarta.Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional PSEL Bogor Raya 1 serta memperluas penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.Menko Pangan mengatakan keberhasilan pengembangan fasilitas pengolahan sampah membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan, percepatan perizinan, dan kepastian pasokan sampah bagi fasilitas pengolahan.Ia menilai percepatan pengolahan sampah diperlukan untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA sekaligus mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran saat musim kering.Pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi beban TPA sekaligus meningkatkan nilai guna sampah.“Kita ingin persoalan sampah tidak hanya selesai, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat. Dengan gotong royong dan kerja cepat, target itu dapat kita capai,” ucap Zulhas.Baca juga: Dari tumpukan sampah menuju energi untuk industriPewarta: Aria AnandaEditor: Evi Ratnawati Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Dianggap Hina Presiden di Medsos, 3 Influencer Ini Masuk Penjara
Teknologi

Dianggap Hina Presiden di Medsos, 3 Influencer Ini Masuk Penjara

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah pengadilan di Senegal telah menjatuhkan hukuman penjara dan denda kepada tiga influencer TikTok karena dianggap menghina presiden. Langkah hukum ini mendapat kecaman dari para kritikus yang menyebutnya sebagai serangan nyata terhadap kebebasan berpendapat di negara Afrika Barat tersebut.
 Mengutip Reuters, Jumat (7/8/2026), ketiga pria tersebut diketahui bekerja untuk saluran komunikasi daring Feenal Digital. Saluran tersebut selama ini memproduksi konten yang menurut beberapa pihak berpihak pada mantan Perdana Menteri Senegal yang telah digulingkan, Ousmane Sonko, yang juga merupakan ketua partai PASTEF.
 Ousmane sendiri baru-baru ini telah berpisah jalan dengan sekutunya, Presiden Bassirou Diomaye Faye. Bassirou diketahui baru saja meluncurkan partai politiknya sendiri pada bulan lalu.
 
 Berdasarkan deskripsi di halaman Facebook-nya, Feenal Digital bertujuan untuk mempromosikan berbagai kegiatan pemerintah dan sektor swasta.
 Mandoumbe Diop, yang dikenal luas dengan nama Lamignou Darou, dijatuhi hukuman 3 bulan penjara tanpa penangguhan. Mandoumbe tampaknya menjadi sosok yang paling berpengaruh di antara ketiganya, dengan memiliki lebih dari setengah juta pengikut di saluran TikTok-nya dan video-videonya sering kali meraup puluhan ribu penayangan.
 Sementara itu, Magueye Diaw yang dikenal sebagai Oustaz Thiep, dan Moustapha Ndiaye yang dikenal sebagai Ndiaye Touba, masing-masing dijatuhi hukuman 2 bulan penjara tanpa pembebasan bersyarat, sebagaimana diumumkan oleh pihak Feenal Digital di Facebook.
 Pengacara ketiga influencer tersebut, Abdy Nar Ndiaye, memberikan pembelaan melalui sebuah video yang diunggah di platform Facebook.
 "Postingan mereka di TikTok hanya bersifat komikal dan tidak pantas untuk dituntut secara pidana," tegasnya.
 Abdy juga memaparkan bahwa Magueye dan Moustapha masing-masing turut dikenakan denda sebesar 500.000 CFA atau sekitar US$800 (Rp12.800.000). (luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Manajemen Orderkuota ajak masyarakat tak tertipu kontak palsu
Teknologi

Manajemen Orderkuota ajak masyarakat tak tertipu kontak palsu

Jakarta (ANTARA) - Manajemen aplikasi Orderkuota mengajak masyarakat agar tidak tertipu dengan kontak palsu Contact Service (CS) yang beredar di mesin pencari seperti google termasuk pada fitur Google AI Overview.“Kami menegaskan bahwa seluruh kontak WhatsApp yang mengatasnamakan CS Orderkuota di internet adalah bodong dan berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tim Legal Orderkuota, Aprillya di Jakarta, Selasa.Ia mengatakan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang mencatut nama perusahaan tersebut dinilai sangat meresahkan.Pihaknya mengonfirmasi telah menerima sejumlah laporan dari pengguna yang menjadi korban maupun hampir terjerat modus penipuan akibat menghubungi nomor palsu yang muncul di mesin pencari."Kami menegaskan bahwa Orderkuota tidak menyediakan layanan Customer Service melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata diaMenurut dia, penyebaran informasi yang menyesatkan ini dinilai tidak hanya merusak reputasi platform, tetapi juga mengancam keamanan data pribadi hingga menimbulkan kerugian finansial bagi pengguna.Baca juga: Masyarakat diimbau waspadai formulir elektronik program PTSLPerusahaan memastikan tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan merek dan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi seluruh pengguna serta mitra.Menurut dia, jalur pengaduan resmi hanya melalui aplikasi dan untuk menghindari risiko penipuan maupun pencurian data (phishing), masyarakat dan para mitra diminta tidak lagi mencari kontak bantuan Orderkuota melalui mesin pencari di internet.Dirinya juga memberikan batasan penting yang wajib diketahui pengguna saat berinteraksi dengan tim dukungan resmi.“Pihak CS Orderkuota dipastikan tidak akan pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia dalam kondisi apa pun,” kata dua.Ia merinci sensitif yang haram diberikan kepada siapa pun meliputi PIN transaksi, kode OTP, password atau kata sandi akun, kode verifikasi, akses login akun, dan data keamanan rahasia lainnyaMenurut dia CS resmi Orderkuota juga tidak pernah menginstruksikan pengguna untuk mengalihkan dana atau mentransfer uang ke rekening pribadi dengan alasan apa pun.Baca juga: Agar tak dibobol, awasi 5 modus jahat ini“Apabila ada pihak yang meminta informasi tersebut, pengguna diminta langsung menghentikan komunikasi karena itu merupakan indikasi kuat upaya penipuan,” kata dia.Ia menambahkan dalam menanggapi ancaman penipuan digital yang menyasar penggunanya, pihaknya kini menempuh langkah mitigasi secara komprehensif.Selain menggenjot edukasi keamanan di media sosial dan aplikasi, perusahaan aktif mengumpulkan bukti serta menyisir akun, nomor, maupun tautan liar di internet yang mengatasnamakan Orderkuota tanpa izin.Menurut dia penertiban ini melingkupi pelaporan resmi kepada pengelola platform digital terkait serta kanal pemerintah yang menangani konten digital merugikan masyarakat.Di saat yang sama, Orderkuota terus memperkuat kehadiran informasi resminya di mesin pencari agar pengguna memperoleh referensi yang benar.“Kami mengimbau seluruh pengguna dan mitra setia untuk selalu mengedepankan verifikasi mandiri di dalam aplikasi sebelum mempercayai informasi bantuan dari luar. Keamanan transaksi dan perlindungan data pengguna tetap menjadi prioritas utama kami,” kata dia.Baca juga: Pengamat sebut keamanan siber indikator daya saing investasi negaraBaca juga: Akademisi ingatkan pentingnya regulasi kuat cegah ancaman siberPewarta: Mario Sofia NasutionEditor: Mahmudah Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam
Teknologi

Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam

Ho Chi Minh City, Vietnam, (ANTARA/PRNewswire)- Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, berhasil meraih kontrak proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) terbesar yang pernah digarapnya di Vietnam melalui kerja sama dengan REE Energy, perusahaan investasi energi terbarukan terkemuka di negara tersebut. Berkapasitas 200 megawatt (MW), proyek ini juga menjadi proyek PLTB dengan lokasi di dekat pantai dengan skala terbesar di luar Tiongkok yang pernah dikembangkan Envision hingga saat ini. Pencapaian tersebut memperkuat pengembangan Sistem Energi Masa Depan Envision di Vietnam dan Asia Tenggara.Proyek Phu Cuong 1A dan 1B akan menggunakan 25 unit turbin angin Envision EN-226/8.X YE. Pengiriman turbin mulai berlangsung pada Kuartal II-2027, sedangkan penyambungan turbin ke jaringan listrik ditargetkan selesai pada Oktober 2027. Turbin ini dirancang untuk beroperasi secara optimal di wilayah perairan dekat pantai dengan karakteristik angin berkecepatan rendah hingga sedang, seperti yang banyak dijumpai di Vietnam dan negara-negara Asia Tenggara. Berbekal teknologi yang telah teruji, kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi lokasi, serta kinerja yang andal sepanjang masa operasionalnya, turbin tersebut mampu memaksimalkan produksi energi sekaligus meningkatkan nilai investasi proyek dalam jangka panjang. Envision menilai proyek ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan PLTB dengan lokasi di dekat pantai di Vietnam, mulai dari pemilihan teknologi turbin, proses rekayasa, pelaksanaan proyek, hingga fase operasional dan pemeliharaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan standar industri, memperkuat pengembangan PLTB yang berorientasi pada kualitas, serta mempercepat transisi menuju energi bersih di kawasan ASEAN.Proyek Phu Cuong 1A dan 1B juga menjadi tonggak kerja sama kedua antara Envision Energy dan REE Group. Sebelumnya, kedua perusahaan berkolaborasi dalam proyek PLTB Vinh Long berkapasitas 128 MW. Turbin gelombang pertama untuk proyek Vinh Long mulai diproduksi pada akhir April 2026, dan seluruh unit kini dikirim secara bertahap ke lokasi proyek sesuai jadwal. Keberhasilan Envision dalam menjaga jadwal pelaksanaan dan pengiriman proyek menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi melalui proyek Phu Cuong, serta memperkuat infrastruktur PLTB dan implementasi Sistem Energi Masa Depan di Vietnam.Edward Hou, Senior Vice President & President, Asia Pasifik, Envision Energy, berkata: "Pengembangan PLTB pada tahap berikutnya tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya kapasitas, namun juga kemampuan menyesuaikan teknologi dengan karakteristik sumber daya lokal dan kebutuhan sistem energi dalam jangka panjang. Melalui Proyek Phu Cuong, kami ingin membuktikan bahwa teknologi yang dirancang sesuai kondisi lokal, didukung kemampuan eksekusi yang andal, serta layanan sepanjang siklus operasional, mampu menciptakan nilai tambah dalam jangka panjang. Proyek ini juga menjadi langkah penting dalam pengembangan Sistem Energi Masa Depan Envision di Asia Tenggara yang mengintegrasikan pembangkit energi terbarukan cerdas, penyimpanan energi, sistem manajemen energi berbasis AI, serta berbagai kapabilitas digital untuk membangun infrastruktur energi bersih yang lebih andal dan tangguh. Kami berharap, model pengembangan PLTB dengan lokasi di dekat pantai ini dapat diterapkan secara lebih luas sehingga mendukung transisi energi di Vietnam maupun kawasan Asia Tenggara.""Di Vietnam, proyek pengembangan PLTB dengan lokasi di dekat pantai membutuhkan kemitraan jangka panjang yang didukung teknologi yang tepat, pelaksanaan proyek yang andal, serta kinerja aset yang optimal dalam jangka panjang," jelas Nguyen Quang Quyen, Managing Director, REE Energy. "Kemajuan yang telah tercapai dalam proyek Vinh Long semakin memperkuat keyakinan kami bahwa Envision merupakan mitra yang dapat diandalkan. Proyek Phu Cuong menjadi langkah berikutnya dalam kolaborasi kami sekaligus kesempatan untuk menerapkan kapabilitas tersebut dalam skala yang lebih besar. Lewat kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan proyek berkualitas tinggi yang mendukung pengembangan PLTB dekat pantai secara berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap transisi energi Vietnam dalam jangka panjang," katanya.- Selesai -SOURCE Envision EnergyPewarta: PR WireEditor: PR Wire Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
BRIN perkuat kajian sungai bawah tanah di Kebumen untuk ketahanan air
Teknologi

BRIN perkuat kajian sungai bawah tanah di Kebumen untuk ketahanan air

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat riset ketahanan air melalui pengembangan teknologi dan penelitian sungai bawah tanah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, sekaligus menindaklanjuti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap ketahanan air nasional.Pada Minggu (2/8) Kepala BRIN Arif Satria mengunjungi Goa Barat, Kabupaten Kebumen yang memiliki satu sumber air bersih, yang dimanfaatkan masyarakat setempat sekaligus melihat potensi riset yang dapat dikembangkan."Ini adalah salah satu sumber air bersih bagi masyarakat setempat. Agenda riset yang saat ini kita lakukan adalah bagaimana bisa menelusuri alur sungai bawah tanah tersebut," kata Arif dalam keterangan di Jakarta, Senin.Kepala BRIN menegaskan pihaknya saat ini memprioritaskan penelitian untuk memahami karakteristik sungai bawah tanah, sebagai dasar pengembangan teknologi yang mendukung ketahanan air.Selain memetakan aliran sungai bawah tanah, ia menyebut BRIN juga mengembangkan riset untuk meningkatkan kualitas air. Upaya ini dilakukan menyusul indikasi tingginya kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air sungai bawah tanah sehingga diperlukan teknologi pengolahan yang tepat agar aman dimanfaatkan masyarakat."Bagaimana kita bisa memecahkan masalah kualitas air, karena memang air yang ada di sungai bawah tanah disinyalir mengandung E. coli yang tinggi. Sehingga kita harus memberikan solusi bagaimana pengolahan air yang tepat agar masyarakat bisa memanfaatkan air dengan kualitas yang sangat baik," ujarnya.Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Arif juga mengunjungi Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Karangsambung, Kebumen untuk berdialog dengan para periset di sana.Lokasi tersebut menjadi pusat riset geologi BRIN, yang dilengkapi sejumlah fasilitas seperti museum geologi, koleksi batuan, serta laboratorium yang mendukung berbagai penelitian di bidang geologi.Arif mengatakan dialog dengan para periset menjadi momentum untuk menyusun arah riset strategis BRIN, khususnya di bidang geologi dan teknologi air."Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk merumuskan agenda riset kita ke depan di bidang geologi, arah riset di bidang teknologi air, yang menunjang ketahanan air kita ke depan," tutur Arif Satria.Sebelumnya, BRIN juga telah memaparkan 13 teknologi ketahanan air kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat terbatas terkait penanganan cuaca ekstrem dan penanggulangan bencana di Istana Negara pada 28 Juli 2026.Dalam kesempatan tersebut, Presiden menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi yang dikembangkan BRIN sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan air nasional.Pewarta: Sean Filo MuhamadEditor: Wuryanti Puspitasari Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Idgitaf Isi Soundtrack Home Sweet Loan The Musical, Hadirkan Lagu Baru
Teknologi

Idgitaf Isi Soundtrack Home Sweet Loan The Musical, Hadirkan Lagu Baru


 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pertunjukan teater musikal Home Sweet Loan The Musical akan dimeriahkan oleh lagu-lagu orisinal dari penyanyi solo Idgitaf. Pementasan ini dijadwalkan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Produser Cristian Imanuell mengungkapkan bahwa pemilihan lagu dalam adaptasi novel karya Almira Bastari ini sangat terkait dengan pengembangan naskah. Proses tersebut merupakan hasil kolaborasi antara penulis skrip Widya Arifianti dan Yemima Krisantina selaku Head of Development film Home Sweet Loan. Menurut Cristian, lagu-lagu yang dipilih berusaha mewakili perasaan karakter utama, Kaluna, dari awal hingga akhir cerita. Dalam format musikal, lagu-lagu tersebut tidak hanya menjadi soundtrack, tetapi juga bertransformasi menjadi penjelasan dan tulang punggung (backbone) alur cerita. Lagu Baru Idgitaf di Atas Panggung Pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini akan menampilkan beberapa nomor lagu baru dari Idgitaf. Jika di versi film layar lebar ia hanya berkontribusi lewat satu lagu tunggal berjudul "Berakhir di Aku", kali ini ia menghadirkan lebih banyak materi untuk mengisi bagian-bagian penting pertunjukan.Beberapa lagu baru tersebut antara lain "Cukup Nggak Cukup" dan "Amarah Seperti Apa". Cristian menjelaskan bahwa lagu "Cukup Nggak Cukup" menggambarkan situasi saat seseorang mengecek saldo rekening, sementara "Amarah Seperti Apa" mengeksplorasi rasa marah yang tepat terhadap saudara sendiri. "Opening menjadi spesial, ending act 1 menjadi spesial, ending act 2 menjadi spesial, dan Gita sangat seru untuk diajak kolaborasi pada saat menuliskan lagunya," kata Cristian Imanuell dikutip di Jakarta, Sabtu, dari video wawancara di media sosial Facebook.Dua Pemeran Utama Pementasan teater ini juga akan menampilkan dua pemeran utama yang akan membawakan interpretasi berbeda terhadap karakter Kaluna di atas panggung. Hal ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih kaya bagi penonton.Pertunjukan Home Sweet Loan The Musical dipersiapkan oleh Indonesia Kaya bersama Visinema dan Jakarta Art House. Rencananya, pementasan ini akan menyapa penonton di Jakarta pada September hingga Oktober 2026.Konten ini diolah dengan bantuan AI. 
 
 Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara 

Re
Republika Online RSS Feed
Lagu-lagu Idgitaf akan mengisi pertunjukan Home Sweet Loan The Musical
Teknologi

Lagu-lagu Idgitaf akan mengisi pertunjukan Home Sweet Loan The Musical

pertunjukan berdurasi 2,5 jam itu akan menyajikan beberapa nomor lagu baru Idgitaf untuk mengisi bagian-bagian penting pertunjukanJakarta (ANTARA) - Lagu-lagu orisinal penyanyi solo Idgitaf akan mengisi ruang batin karakter utama Kaluna dalam pertunjukan teater "Home Sweet Loan The Musical" yang bertempat di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta.Produser Cristian Imanuell mengatakan bahwa proses pemilihan materi lagu dalam cerita musikal yang diadaptasi dari novel karya Almira Bastari itu didasarkan pada pengembangan naskah hasil kolaborasi penulis skrip, Widya Arifianti, bersama Yemima Krisantina selaku Head of Development film "Home Sweet Loan"."Kita di sini bekerja sama lagi bareng penulis skrip filmnya Widya berkolaborasi dengan Yemima di mana Head of Development film 'Home Sweet Loan' yang menuliskan lagu, dan dari situ kita tahu bahwa lagu-lagu yang dipilih pada saat itu menjadi soundtrack adalah berusaha mewakili perasaan Kaluna dari awal film sampai akhir film, tapi bagaimana caranya lagu itu bisa ke-'translate' menjadi penjelasan dan 'backbone' cerita kalau di musikalnya," kata Cristian Imanuell dikutip di Jakarta, Sabtu, dari video wawancara yang diunggah akun Visinema di media sosial Facebook.Baca juga: Idgitaf sebut pertunjukan intim paling efektif untuk merawat penggemarCristian menyebutkan bahwa pertunjukan berdurasi 2,5 jam itu akan menyajikan beberapa nomor lagu baru Idgitaf untuk mengisi bagian-bagian penting pertunjukan.Jika di versi film layar lebar, Idgitaf hanya berkontribusi lewat satu lagu tunggal berjudul "Berakhir di Aku", di panggung musikal itu, beberapa lagu barunya turut dihadirkan seperti "Cukup Nggak Cukup" dan "Amarah Seperti Apa"."Kalau di film Gita hanya menuliskan satu lagu, di sini kita menuliskan beberapa lagu. Opening menjadi spesial, ending act 1 menjadi spesial, ending act 2 menjadi spesial, dan Gita sangat seru untuk diajak kolaborasi pada saat menuliskan lagunya. Kalau dibilang lagu yang signifikan ada lagu 'Cukup Nggak Cukup' di mana itu penjelasan keadaan kita kalau kita ngecek rekening terus, ada lagu 'Amarah Seperti Apa', itu adalah lagu yang berusaha menjelaskan kalau marah sama saudara tuh amarah yang pas seperti apa?" lanjut Cristian.Baca juga: Wamen Giring Ganesha dan istri terharu menonton langsung IdgitafPementasan teater itu juga akan menampilkan dua pemeran utama yang akan membawa interpretasi berbeda, terhadap karakter utama yang sama di atas panggung.Pertunjukan "Home Sweet Loan The Musical" dipersiapkan Indonesia Kaya bersama Visinema dan Jakarta Art House untuk menyapa penonton di Jakarta pada September hingga Oktober 2026.Sumber:https://www.facebook.com/reel/3487887321361536/?referral_source=external_link&surface_type=tab&in_reels_tab_context=TRUEPewarta: Abdu FaisalEditor: Agus Salim Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Deretan Lika-Liku Kehidupan Teddy Pardiyana hingga Resmi Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah
Teknologi

Deretan Lika-Liku Kehidupan Teddy Pardiyana hingga Resmi Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah

 Lifestyle Showbiz Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:00 WIB Oleh : Isra Berlian  Teddy Pardiyana Sumber : Instagram @Lambe_turah VIVA –Keputusan Pengadilan Tinggi Agama Bandung yang mengabulkan permohonan banding Teddy Pardiyana terkait penetapan status ahli waris almarhumah Lina Jubaedah menjadi sorotan publik. Putusan tersebut membatalkan keputusan Pengadilan Agama (PA) Bandung yang sebelumnya menolak permohonan penetapan ahli waris yang diajukan Teddy. Baca Juga Asal-usul Teddy Pardiyana Sebelum Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah, Pernah Tinggal di Luar Negeri dan Jalani Profesi Ini Dengan putusan terbaru itu, status hukum Teddy Pardiyana dan putranya, Bintang, kini resmi diakui sebagai bagian dari ahli waris. Seiring keluarnya putusan tersebut, kehidupan pribadi Teddy kembali menjadi perhatian publik. Berbagai perjalanan hidupnya, mulai dari polemik yang pernah dihadapi hingga proses panjang memperjuangkan statusnya sebagai ahli waris, kembali mencuri perhatian. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah lika-liku kehidupan Teddy Pardiyana yang sempat menjadi sorotan publik. Baca Juga Meski Tak Hadir di Pernikahan Nathalie Holscher dan Aripat, Sule Ucapkan Pesan Haru kepada Pengantin Baru 1. Dituding Jadi Orang KetigaTeddy Pardiyana dan mendiang Lina Jubaedah diketahui menikah pada awal tahun 2019 lalu. Pernikahan keduanya sempat diwarnai isu tak sedap. Banyak dari publik menilai bahwa Teddy Pardiyana sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Sule dan Lina Jubaedah. Terlebih lagi keduanya menikah tak lama setelah Lina resmi bercerai dari Sule akhir 2018 lalu. Baca Juga Momen Adem Sule Jenguk Adzam di Rumah Sakit, Tetap Kompak Bersama Nathalie Holscher Demi Buah Hati Lelah dituding sebagai orang ketiga, Teddy Pardiyana sempat mengklarifikasi tudingan miring tersebut. Disebutkan Teddy bahwa gugatan cerai yang dilayangkan Lina Jubaedah terhadap Sule murni bukan dipicu adanya orang ketiga."Dibilang saya pelakor atau orang ketiga, saya klarifikasi lagi. Itu saat proses cerai, tadinya yang menggugat Lina. Di situ apa yang dituntut sama Bunda Lina, apa yang ibaratnya kenapa cerai, semua biar kebuka gitu, ungkap Teddy Pardiyana awal tahun 2020 lalu dikutip dari tayangan YouTube.Disebutkan Teddy saat itu menyebut bahwa perpisahan antara Lina Jubaedah dan Sule lantaran sudah tidak adanya kecocokan satu sama lain."Saat itu kalua dibilang pebinor, mungkin itu ibaratnya orang yang hater. Saya juga masih banyak yang bisa ngebuktiin. Di situ dilihat Bunda Lina mengjukan cerai karena itu ada ketidaknyamanan," kata dia. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA 2. Terjerat kasus penggelapanTeddy Pardiyana juga sempat terseret kasus penggelapan mobil milik penyanyi Rizky Febian, putra sulung Lina Jubaedah dengan Sule.  Mobil yang digelapkan oleh Teddy itu berjenis mobil kijang Innova yang sempat Rizky Febian titipkan kepada mendiang ibunya, Lina Jubaedah. Mobil tersebut sudah dibaliknamakan atas nama Lina Jubaedah. Halaman Selanjutnya Akibat kasus tersebut, Teddy divonis penjara selama 1 tahun 3 bulan pada tahun 2023 lalu. Berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri ABndung pada 19 Januri 2023 silam, Teddy Pardiyana dinyatakan bersalah seperti yang diatur dalam pasal 372 KUHP. Vonis yang dijatuhkan disebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menetapkan masa hukuman 2 tahun pidana....

VI
VIVA - Berita Harian Terkini, Terpopuler, Terbaru

           Google Tarik Fitur Gambar AI di Google Earth, Hindari Risiko Citra Satelit Palsu
Teknologi

Google Tarik Fitur Gambar AI di Google Earth, Hindari Risiko Citra Satelit Palsu

Google Earth.(Dok. Google) INTEGRITAS data visual dalam layanan pemetaan digital menjadi isu krusial di tengah masifnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Baru-baru ini, langkah signifikan diambil oleh raksasa teknologi Google terkait layanan Google Earth mereka. Berdasarkan laporan yang berkembang, Google memutuskan untuk menarik atau membatasi fitur pembuatan gambar AI di platform tersebut guna menghindari risiko munculnya citra satelit palsu yang dapat menyesatkan publik. 
 
 Keputusan ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi perusahaan teknologi dalam menyeimbangkan inovasi generatif dengan akurasi data faktual. Sebagai platform yang sering menjadi rujukan ilmiah, jurnalistik, hingga navigasi, Google Earth memikul tanggung jawab besar untuk memastikan setiap piksel yang ditampilkan mencerminkan realitas di permukaan bumi. 
 
 Alasan Penarikan: Akurasi vs Halusinasi AI
 
 Langkah Google ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa teknologi AI generatif dapat menciptakan detail geografis yang tidak ada di dunia nyata. Dalam industri teknologi, fenomena ini sering disebut sebagai "halusinasi AI". Jika fitur ini dibiarkan tanpa pengawasan ketat, pengguna dikhawatirkan dapat memproduksi citra satelit manipulatif yang terlihat sangat meyakinkan.
 
 Baca juga : Google Tambahkan AI Inbox di Gmail, Berikut Kegunaannya!
 
 Beberapa risiko utama yang diidentifikasi meliputi:
 
 
 Disinformasi Geopolitik: Penggunaan citra palsu untuk mengklaim wilayah atau menyembunyikan aktivitas militer.
 Kerusakan Data Ilmiah: Peneliti yang mengandalkan Google Earth untuk studi lingkungan dapat terkecoh oleh vegetasi atau struktur buatan AI.
 Kepercayaan Publik: Menurunnya kredibilitas Google Earth sebagai sumber kebenaran visual (ground truth).
 
 
 Dampak bagi Pengguna dan Pengembang
 
 Bagi pengguna umum, penarikan fitur ini mungkin berarti hilangnya alat kreativitas instan di dalam aplikasi. Namun, bagi komunitas keamanan siber dan pemetaan, langkah ini dinilai sebagai tindakan preventif yang tepat. Google tampaknya lebih memilih untuk memperlambat peluncuran fitur daripada menghadapi konsekuensi hukum dan etika akibat penyebaran hoaks visual.
 
 Namun, hingga saat ini, detail teknis mengenai fitur spesifik yang ditarik dan jangka waktu penarikannya masih dalam tahap validasi lebih lanjut. Google belum merilis pernyataan resmi yang merinci apakah fitur ini akan kembali setelah sistem moderasi diperketat atau akan dihapus secara permanen.
 
 Baca juga : Gandeng Google Cloud, Searce Gelar EVLOS Summit di Indonesia
 
 Perbandingan Pendekatan AI pada Layanan Pemetaan
 
 
 
 
 Aspek
 Pendekatan Google Earth
 Risiko yang Dihindari
 
 
 
 
 Sumber Data
 Fotogrametri & Satelit Asli
 Data Sintetis Palsu
 
 
 Integrasi AI
 Peningkatan Resolusi (Upscaling)
 Halusinasi Objek Baru
 
 
 Kebijakan Konten
 Moderasi Ketat / Penarikan Fitur
 Penyebaran Deepfake Geografis
 
 
 
 
 Pro dan Kontra Penggunaan AI dalam Citra Satelit
 
 Penggunaan AI dalam pemetaan sebenarnya memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan secara objektif:
 
 Kelebihan (Pros)
 
 
 Pembersihan Awan: AI dapat menghapus tutupan awan secara otomatis untuk memberikan pandangan permukaan yang lebih jelas.
 Prediksi Perubahan Lahan: Membantu memodelkan bagaimana sebuah kota akan berkembang atau bagaimana dampak perubahan iklim di masa depan.
 Efisiensi Biaya: Mengurangi kebutuhan akan penerbangan satelit berulang untuk memperbarui detail kecil.
 
 
 Kekurangan (Cons)
 
 
 Ketidakpastian Faktual: AI cenderung "menebak" bagian yang hilang, yang seringkali tidak akurat secara topografis.
 Penyalahgunaan Etika: Potensi pembuatan bukti palsu untuk keperluan sengketa tanah atau konflik internasional.
 Ketergantungan Algoritma: Bias dalam data pelatihan AI dapat menyebabkan representasi wilayah tertentu menjadi tidak akurat.
 
 
 Kesimpulan
 
 Langkah Google menarik fitur gambar AI di Google Earth mencerminkan sikap hati-hati industri teknologi terhadap potensi penyalahgunaan AI generatif. Meskipun AI menawarkan efisiensi luar biasa, kebenaran data geografis tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan. Ke depannya, tantangan bagi Google adalah menciptakan sistem verifikasi yang mampu membedakan antara peningkatan citra yang sah dan man...

mediaindonesia.com RSS Feed

           Bahan Berkualitas Jadi Kunci Hadirkan Hidangan Istimewa di Rumah
Teknologi

Bahan Berkualitas Jadi Kunci Hadirkan Hidangan Istimewa di Rumah

Masyarakat saat ini semakin memperhatikan kualitas hasil masakan yang dibuat di rumah. Karena itu, pemilihan bahan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan hidangan yang dinikmati bersama keluarga.(Istimewa) MEMASAK di rumah bukan sekadar rutinitas untuk menyajikan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari cara keluarga menciptakan momen kebersamaan. 
 
 Seiring semakin beragamnya pilihan produk di pasaran, keluarga Indonesia pun kian selektif dalam menentukan bahan pangan yang digunakan untuk kebutuhan dapur sehari-hari. 
 
 Menjawab kebutuhan tersebut, Sania menghadirkan beragam produk untuk mendukung aktivitas memasak keluarga Indonesia. Tidak hanya minyak goreng, Sania juga menyediakan beras, tepung terigu, dan tepung beras yang dapat digunakan untuk berbagai kreasi menu, mulai dari hidangan utama hingga aneka camilan.Baca juga : 5 Langkah Mudah Memulai Memasak Sehat di Dapur Sendiri
 
 Head of Marketing Sania, Nuri Rialen, mengatakan masyarakat saat ini semakin memperhatikan kualitas hasil masakan yang dibuat di rumah. Karena itu, pemilihan bahan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan hidangan yang dinikmati bersama keluarga.
 
 "Kami melihat semakin banyak keluarga yang menikmati momen memasak di rumah, baik untuk menyajikan menu sehari-hari maupun mencoba berbagai kreasi baru. Karena itu, Sania berkomitmen menghadirkan produk yang dapat mendukung kebutuhan dapur keluarga Indonesia dalam berbagai kesempatan," kata Nuri dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (1/8).
 
 Tren membuat camilan dan kue rumahan juga terus berkembang. Banyak keluarga memanfaatkan waktu luang untuk bereksperimen dengan berbagai resep, mulai dari gorengan tradisional, kue rumahan, hingga aneka jajanan favorit yang dapat dinikmati bersama.Baca juga : Master Rasa: Ajang Kreasi Masakan Rumahan Bernuansa Nusantara
 
 Untuk mendukung kreativitas tersebut, Sania turut menghadirkan berbagai inspirasi resep dan ide olahan melalui platform digital PastiSania.com. Platform ini menyediakan beragam referensi menu yang dapat disesuaikan dengan berbagai momen, mulai dari hidangan sehari-hari hingga sajian spesial untuk keluarga.
 
 "Bagi kami, setiap hidangan memiliki peran dalam menghadirkan kebersamaan. Mulai dari nasi hangat yang menemani makan keluarga hingga camilan yang dinikmati saat berkumpul, semua berawal dari pilihan bahan yang tepat dan dibuat dengan penuh perhatian," tambah Nuri.
 
 Di tengah dinamika gaya hidup modern, memasak di rumah tetap menjadi salah satu cara sederhana untuk mempererat kebersamaan. Dengan memilih bahan yang tepat serta didukung inspirasi resep yang mudah diakses, setiap keluarga dapat terus menghadirkan beragam kreasi masakan yang membuat momen di meja makan semakin istimewa setiap hari. (E-1)
 Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com Editor : Mirza

mediaindonesia.com RSS Feed