Beranda/Internasional

Internasional

Shaktar Donetsk dikabarkan gunakan Stamford Bridge sebagai kandang
Internasional

Shaktar Donetsk dikabarkan gunakan Stamford Bridge sebagai kandang

Jakarta (ANTARA) - Klub Ukraina Shaktar Donetsk dikabarkan akan menggunakan Stamford Bridge sebagai kandang kala mengarungi Liga Champions 2026/2027.Donetsk kini tengah dalam pembicaraan dengan Chelsea mengenai kemungkinan penggunaan Stamford Bridge sebagai kandang, mengingat kondisi Ukraina kini masih terlibat konflik dengan Rusia."Shaktar Donetsk tengah bernegosiasi dengan Chelsea untuk bermain di Stamford Bridge pada musim ini telah mencapai kesepakatan lebih lanjut," tulis The Athletic, Sabtu.Pada Juli lalu, Donetsk memang tengah mengeksplorasi opsi penggunaan stadion sejumlah klub Inggris diantaranya Chelsea, Fulham, dan Brentford.Namun sejauh ini dalam laporan yang disebutkan The Athletic, Donestk telah mencapai progres pembicaraan lebih lanjut dengan Chelsea yang jauh lebih terbuka dalam menegosiasikan kemungkinan tersebut dibanding dua klub lainnya.Shaktar dilaporkan akan segera mengumumkan stadion kandang mereka pada awal pekan nanti.Sejak 2014, Shaktar yang seharusnya bermarkas di Donbas Arena kini berubah menjadi tim musafir semenjak invasi Rusia ke wilayah Crimea.Shaktar telah berpindah-pindah kandang dengan sempat menjajal kandang di Jerman, Slovenia, dan Polandia semenjak melakoni kompetisi Eropa mulai musim 2022/2023.Saat ini Shaktar tengah berjuang melewati babak kualifikasi Liga Champions 2026/2027.The Blues terbuka dengan kemungkinan opsi peminjaman Stamford Bridge dengan Shaktar dikarenakan relasi antara kedua klub sejauh ini berjalan dengan baik.Baca juga: Manchester City hujani gawang Shaktar dengan enam gol tanpa balasBaca juga: Zidane tegaskan tidak akan mundur dari Madrid usai dikalahkan ShaktarPewarta: Fajar SatriyoEditor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
Internasional

Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini

Jakarta, CNBC Indonesia - Penolakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap rencana perdamaian 15 poin yang didorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperlihatkan perbedaan kepentingan di antara keduanya. Situasi ini berpotensi menjadi masalah politik bagi Trump menjelang pemilu penting di AS dan Israel.
 Axios mengutip seorang pejabat senior AS yang menyebut keputusan Netanyahu tidak terlepas dari "kebutuhan politik" sang perdana menteri menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober. Langkah tersebut dinilai dapat menyulitkan Trump yang tengah berupaya mempertahankan citra sebagai pemimpin yang membawa perdamaian, bukan perang.
 "Hal ini membuat pemerintah tampak lemah dan pada dasarnya tidak paham situasi, karena apa yang kita ketahui sekarang mengenai kesulitan politik Netanyahu bukanlah hal baru," ujar Yossi Mekelberg, rekan konsultan senior di Program Timur Tengah dan Afrika Utara Chatham House, sebagaimana dikutip Newsweek, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, AS tidak seharusnya terus menyesuaikan kebijakannya demi membantu Netanyahu menghadapi pemilu.
 Rencana Trump yang diumumkan pada 30 Juli tersebut disebut sebagai "terobosan bersejarah" oleh Dewan Perdamaian. Proposal itu mengatur penghentian perang, pelucutan senjata Hamas, penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta pengalihan pemerintahan Gaza kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza yang beranggotakan para ahli independen Palestina.
 Hamas sebelumnya menyatakan telah membubarkan pemerintahannya dan bersedia menyerahkan kekuasaan serta melucuti senjata. Pejabat senior Hamas Bassem Naim mengatakan kelompoknya tetap "berkomitmen pada peta jalan yang disepakati bersama para mediator dan perwakilan BOP di Kairo sepuluh hari yang lalu."
 Naim juga mendesak mediator dan AS menekan Netanyahu agar menjalankan kesepakatan. "Kami berharap para mediator dan pihak penjamin dari Amerika Serikat memberikan tekanan kepada Netanyahu dan pemerintahannya agar ia mematuhi peta jalan tersebut," katanya.
 Namun, Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menarik pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti. "IDF tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun sampai Hamas dilucuti senjatanya," kata Netanyahu, seraya mengakui bahwa pemerintahannya masih membahas sejumlah gagasan dengan Washington.
 Direktur Jenderal Dewan Perdamaian Nickolay Mladenov mengatakan Hamas telah menyetujui penghentian operasi militer, persenjataan kembali, pelatihan, dan keberadaan pasukan bersenjata. Ia menegaskan proses pelucutan senjata juga mencakup senjata perorangan seperti senapan Kalashnikov dan dirancang melalui mekanisme yang dapat diverifikasi serta dihentikan jika diperlukan.
 Di dalam negeri AS, persoalan ini menjadi makin sensitif. Survei Pew Research Center pada Juli menunjukkan pandangan negatif terhadap Israel meningkat dari 43% pada 2022 menjadi 62% tahun ini, sementara tingkat kepercayaan terhadap Netanyahu juga turun menjadi 27% pada Maret dari 32% setahun sebelumnya.
 Perubahan sikap itu tidak hanya datang dari kubu Demokrat. Sejumlah pendukung gerakan MAGA dan tokoh konservatif juga semakin kritis terhadap kebijakan Timur Tengah Trump.
 "Ketika Trump diserang baik oleh kubu MAGA maupun kelompok progresif, hal ini mungkin akan berdampak pada perolehan suara dalam pemilu," ujar Mekelberg.
 Kondisi tersebut menempatkan Trump dalam posisi sulit. Shalom Lipner, non-resident senior fellow di Atlantic Council, menilai kekhawatiran Netanyahu terutama berkaitan dengan potensi terbatasnya keleluasaan Israel dalam menghadapi ancaman keamanan. Menurutnya, jika kebuntuan Gaza berlanjut, perbedaan kepentingan antara Trump dan Netanyahu berpotensi berkembang menjadi konfrontasi terbuka. (tfa/luc) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Mojtaba Khamenei muncul pertama kali di depan publik dan media
Internasional

Mojtaba Khamenei muncul pertama kali di depan publik dan media

Teheran (ANTARA) - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bertemu Presiden Masoud Pezeshkian, Minggu (9/8) guna membahas perkembangan situasi ekonomi, militer dan pertahanan Iran terkini.Pertemuan tersebut menjadi kemunculan pertama Mojtaba di hadapan publik dan media setelah sebelumnya, selama lima bulan terus berada di balik layar.“Pemimpin Revolusi Islam bertemu dan berbicara dengan Presiden tentang masalah ekonomi dan militer," demikian bunyi pernyataan di saluran Telegram pemimpin Iran tersebut.Pernyataan itu menyebutkan bahwa keduanya berdiskusi secara luas tentang isu dan masalah negara, khususnya memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar rakyat, situasi terkini Perang Ketiga yang dipaksakan dengan pandangan ke masa depan, serta perkembangan di bidang militer.Khamenei dan Pezeshkian membahas situasi ekonomi dan keuangan Iran, khususnya situasi mata uang nasional Iran, rial, sektor energi, dan kerja sama ekonomi Iran dengan negara-negara asing, demikian disampaikan melalui media Pemimpin Tertinggi tersebut.Pernyataan itu muncul setelah video yang menampilkan Khamenei beredar di media Iran.Sebelumnya, Khamenei tidak muncul di depan umum atau di media selama lima bulan, sejak dimulainya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan itu sendiri tidak mengomentari munculnya video yang menampilkan Khamenei tersebut.Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANABaca juga: Khamenei minta rakyat Iran jaga persatuan, gagalkan "upaya musuh"Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran: Timteng tak lagi jadi tameng pangkalan ASPenerjemah: Yoanita Hastryka DjohanEditor: Primayanti Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Awas Perang Arab! Houthi Rudal Kilang Minyak Saudi, Picu Kebakaran
Internasional

Awas Perang Arab! Houthi Rudal Kilang Minyak Saudi, Picu Kebakaran

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok Houthi asal Yaman yang bersekutu dengan Teheran mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah kilang minyak di Arab Saudi. Serangan pada Minggu dini hari tersebut menargetkan kilang Aramco di Jazan, barat daya Arab Saudi.
 Mengutip The Guardian, Minggu (09/08/2026), fasilitas yang diserang tersebut diketahui memproses 400.000 barel minyak mentah per harinya. Juru bicara militer kelompok pemberontak Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi penggunaan pesawat nirawak dalam serangan tersebut melalui sebuah unggahan di platform X.
 "Kami menggunakan pesawat nirawak untuk menargetkan kilang di barat daya Arab Saudi," ungkapnya.
 
 Dalam sebuah pernyataan terpisah, Yahya memaparkan bahwa kelompoknya juga telah melakukan serangan rudal dan pesawat nirawak ke kota pelabuhan Mocha di Laut Merah Yaman. Kota pelabuhan tersebut saat ini dikendalikan oleh badan pengatur yang diakui secara internasional dan didukung oleh pihak Arab Saudi di Aden.
 Di sisi lain, Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan bahwa api sempat berkobar di kilang Jazan pada Minggu dini hari namun berhasil dipadamkan tanpa adanya korban jiwa. Pihak Riyadh saat ini dilaporkan sedang menangani insiden kebakaran di kilang Jazan tersebut. Namun, pihak kementerian sama sekali tidak memberikan keterangan mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran.
 Houthi sendiri berulang kali menyerang fasilitas Saudi. Kelompok pro-Iran itu sebelumnya juga pernah menyerang situs Aramco di Jazan, serta menghantam Yanbu yang merupakan pusat ekspor minyak di Laut Merah.
 Bulan lalu, kelompok pemberontak ini bahkan telah mendeklarasikan blokade angkatan laut terhadap Arab Saudi di wilayah Laut Merah. Deklarasi blokade tersebut diumumkan dengan alasan adanya pengepungan oleh pihak Arab Saudi terhadap wilayah kelompok mereka. Namun, tuduhan pengepungan sepihak tersebut langsung dibantah dengan keras oleh pihak Riyadh.
 Di sisi lain, insiden serangan kilang ini terjadi tepat dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan. Pakta tersebut dibuat sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya ketidakstabilan regional yang disebabkan oleh perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
 Serangan mematikan ini juga meletus setelah Iran menyatakan bahwa tuntutan baru yang berat harus dipenuhi sebelum mereka membuka kembali Selat Hormuz. Selain itu, Uni Emirat Arab juga melaporkan bahwa salah satu kapalnya telah ditargetkan oleh rudal Iran saat kesepakatan pembukaan jalur perairan masih belum tercapai.
 Dewan keamanan nasional tertinggi Iran menegaskan bahwa selat penting tersebut tidak akan dibuka sampai pihak AS memperbaiki perilakunya. Tuntutan ini disampaikan langsung melalui sebuah pernyataan tertulis dari sekretaris dewan, Mohammad Bagher Zolghadr, yang merupakan mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
 "AS juga harus mengakhiri blokade angkatan laut di pelabuhan Iran, menarik militernya, memberikan kompensasi penuh atas kerusakan, mencabut sanksi, dan melepaskan aset yang dibekukan tanpa syarat," tegasnya.
 (tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki
Internasional

Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki

Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi, Pakistan, dan Turki telah menandatangani kesepakatan pertahanan bersama, memperdalam kerja sama keamanan di tengah meningkatnya ketegangan militer dan konflik di Timur Tengah.
 Pernyataan bersama yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan dan media resmi Arab Saudi pada Jumat (7/8/2026) menyatakan bahwa kesepakatan tersebut mengatur bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya.
 Pernyataan itu menambahkan, hal ini mencerminkan "komitmen bersama ketiga negara untuk terus memperkuat keamanan kolektif serta memajukan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan maupun luarnya, demi mewujudkan masa depan yang aman dan sejahtera."
 
 
 
 Kesepakatan ini tercapai sehari setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif-didampingi oleh Panglima Angkatan Darat yang berpengaruh Asim Munir-tiba di Arab Saudi dan melaksanakan ibadah Umrah di Mekkah.
 Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga berkunjung ke Arab Saudi pada Jumat untuk bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Negara Arab Saudi telah berulang kali diserang oleh Iran, serta oleh sekutu Iran yaitu kelompok Houthi di Yaman dan kelompok bersenjata Syiah di Irak, sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
 Konflik tersebut telah membahayakan ekspor minyak Arab Saudi serta rencana pembangunan besar negaranya, sekaligus menimbulkan keraguan mendalam mengenai keandalan perlindungan keamanan dari Amerika Serikat yang selama ini menjadi andalan utama negara tersebut.
 Meskipun Turki dan Pakistan belum mengalami serangan langsung yang parah, kedua negara sangat berkeinginan meredakan konflik kawasan yang mengancam keamanan dan perekonomian mereka.
 Kesepakatan yang diberi nama "Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah" ini merupakan hasil perundingan yang berlangsung hampir selama satu tahun. Penandatanganannya dilakukan di Mekkah, tempat paling suci bagi umat Islam-hal ini memberikan bobot simbolis yang kuat bagi pakta yang dibangun di atas landasan hubungan militer bilateral yang sudah terjalin sejak lama. (pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Trump perketat aturan kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran
Internasional

Trump perketat aturan kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump, Kamis (6/8), menandatangani dua perintah eksekutif yang bertujuan untuk semakin membatasi kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran (birthright citizenship).Salah satu hal yang dilakukannya adalah memperluas kategori orang yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan otomatis saat lahir, dan yang lainnya melarang praktik yang disebut sebagai "wisata kelahiran" (birth tourism).Trump mengkritik putusan Mahkamah Agung baru-baru ini mengenai kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran, dengan menyebutnya sebagai "keputusan yang sangat disayangkan.""Kami melakukan penyesuaian karena hal ini sangat tidak adil," ujar Trump kepada para wartawan di Ruang Oval sebelum menandatangani perintah tersebut."Hal ini ditetapkan tepat setelah Perang Saudara. Aturan itu ditujukan bagi bayi-bayi dari kaum budak, namun apa yang terjadi sekarang? Orang-orang membangun bisnis di seputaran hal itu... Bukan begitu seharusnya sistem ini berjalan," kata Trump.Dia merujuk pada kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran, yang dijamin oleh Amandemen ke-14 Konstitusi AS.Mahkamah Agung sebelumnya membatalkan perintah eksekutif Trump pada Juni yang berupaya mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran; Ketua Mahkamah Agung John Roberts menegaskan bahwa pelindungan dalam Amandemen ke-14 mencakup semua anak yang lahir di tanah Amerika.Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Stephen Millter, mengatakan bahwa perintah eksekutif pertama tersebut mengacu pada putusan Mahkamah Agung baru-baru ini untuk memperluas definisi individu yang tidak berhak atas kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran."Presiden menggunakan wewenangnya sebagai panglima tertinggi untuk menandatangani perintah eksekutif pertama yang memanfaatkan putusan baru Mahkamah Agung guna memperluas definisi orang-orang yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran," kata Miller kepada wartawan.Dia mengatakan perintah tersebut berlaku bagi "warga negara asing yang menjadi musuh Amerika Serikat, anggota organisasi teroris asing, serta berbagai kategori orang yang melobi dan bertindak atas nama pemerintah asing,""Dengan mengambil tindakan ini, kami memastikan bahwa banyak orang yang sebelumnya secara keliru bisa mendapatkan kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran tidak akan lagi memenuhi syarat untuk memperoleh manfaat tersebut," tambah Miller.Trump menandatangani perintah eksekutif kedua yang melarang "wisata kelahiran" --praktik bepergian ke AS dengan visa sementara yang tujuan utamanya adalah untuk melahirkan agar sang anak mendapatkan kewarganegaraan.Miller mengatakan perintah tersebut menginstruksikan petugas konsuler untuk menolak permohonan visa dari pemohon yang tujuan utamanya bepergian ke AS adalah untuk mendapatkan kewarganegaraan bagi anaknya.Sumber: AnadoluBaca juga: Trump akan kembali batalkan "ius soli" di ASBaca juga: Laporan: AS pertimbangkan larang wanita hamil masuk wilayahnyaBaca juga: Upaya Trump batasi hak kewarganegaraan kandas di Mahkamah Agung ASPenerjemah: Cindy Frishanti OctaviaEditor: Azis Kurmala Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Presiden Ini Mendadak Dievakuasi Tengah Malam, Ada Apa?
Internasional

Presiden Ini Mendadak Dievakuasi Tengah Malam, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Taiwan Lai Ching-te mendadak dievakuasi Rabu malam lalu. Ia dibawa menuju kendaraan pengangkut personel lapis baja.
 Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan Lai bersama sejumlah pejabat senior dibawa menuju pusat komando. Apa yang terjadi?Mengutip BBC International Jumat (7/8/2026), ini merupakan bagian dari latihan "Wan Chun". Hal ini terkait prosedur darurat untuk mengevakuasi para pemimpin Taiwan ke lokasi aman ketika terjadi perang atau krisis besar.
 Evakuasi tersebut merupakan bagian dari latihan militer tahunan Han Kuang yang dirancang untuk menguji kesiapan Taiwan menghadapi kemungkinan perang dengan China. Dalam foto yang dirilis, Lai terlihat mengenakan pelindung tubuh dan helm sebelum masuk ke kendaraan lapis baja.
 
 
 Sebenarnya, latihan Han Kuang berlangsung selama 10 hari dan bertujuan memastikan pemerintahan Taiwan tetap dapat berfungsi jika terjadi konflik. "Wan Chun" sendiri merupakan rencana yang berasal dari era Perang Dingin dan dirancang untuk menghadapi kemungkinan serangan yang menargetkan pusat kepemimpinan Taiwan.
 Keikutsertaan Lai menjadi perhatian karena ini merupakan pertama kalinya ia menjalani prosedur tersebut sebagai presiden sejak menjabat pada 2024. Latihan ini juga mencakup pengujian struktur komando, koordinasi antar lembaga, hingga mekanisme tanggap darurat untuk menghadapi berbagai "keadaan yang tidak terduga".
 Kekhawatiran terhadap serangan yang menyasar kepemimpinan Taiwan bukan tanpa alasan. Pada 2023, media pemerintah China menyebut latihan militer di sekitar Taiwan mencakup simulasi serangan presisi untuk misi "pemenggalan kepala".Beijing juga berulang kali menyatakan Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya. China juga menyebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk menguasainya.
 Selain latihan evakuasi, Han Kuang mengerahkan pasukan dan sistem persenjataan di berbagai wilayah Taiwan. Lai mengamati peluncur rudal yang dipasang pada kapal penjaga pantai kelas Anping, sementara sistem pertahanan udara Tien-Kung III buatan dalam negeri juga dikerahkan di Taipei.
 Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan latihan tersebut mensimulasikan pertempuran secara realistis, termasuk skenario menghadapi blokade, perlindungan infrastruktur penting, serta kesiapan masyarakat sipil. Taiwan juga akan menguji perlambatan jaringan internet seluler untuk pertama kalinya guna menilai kemampuan komunikasi dalam keadaan darurat.
 China belum memberikan komentar terkait latihan tersebut. Namun, aktivitas militernya di sekitar Taiwan terus berlangsung hampir setiap hari.Taipei mengatakan mendeteksi 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China di sekitar pulau pada Rabu. Beijing menyebut Lai sebagai "separatis" sedangkan Lai menegaskan bahwa masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh rakyat Taiwan.
 
 
 
 
 
 
 Presiden baru Taiwan Lai Ching-te berbicara di atas panggung saat upacara pelantikan di luar gedung kantor Kepresidenan di Taipei, Taiwan. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
 
 
 
 
 
 (sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja
Internasional

Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Taiwan, Lai Ching-te, melakukan perjalanan larut malam menggunakan kendaraan pengangkut personel lapis baja menuju pusat komando militer. Evakuasi darurat ini merupakan bagian dari latihan perang tahunan Han Kuang selama 10 hari yang resmi dimulai pada hari Rabu.
 Mengutip Reuters, Kamis (06/08/2026), latihan tempur ini dirancang khusus untuk memperkuat persiapan Taiwan jika China benar-benar mewujudkan ancamannya. Beijing yang memandang pulau demokratis tersebut sebagai wilayahnya berulang kali bersumpah akan merebut Taiwan dengan paksa jika diperlukan.
 
 
 
 Kantor kepresidenan pada hari Kamis merilis potret yang memperlihatkan Lai mengenakan pelindung tubuh dan helm militer saat memasuki bagian belakang kendaraan lapis baja. Juru bicara kepresidenan, Karen Kuo, menjelaskan bahwa Lai beserta timnya sedang melakukan simulasi komando operasi pertahanan negara.
 "Mereka melakukan latihan memimpin operasi pertahanan dan menjaga kelangsungan fungsi pemerintah selama situasi darurat," ungkapnya. Latihan tersebut juga ditujukan untuk meninjau struktur komando, koordinasi antarlembaga, dan mekanisme tanggap darurat dalam menghadapi berbagai keadaan tak terduga.
 
 
 
 Manuver ini menandai partisipasi perdana Lai sebagai presiden sejak menjabat pada tahun 2024 dalam skenario yang disebut pemerintah sebagai rencana "Wan Chun" atau beban yang sangat besar. Rencana evakuasi darurat pemimpin Taiwan ke tempat aman ini telah ada sejak era Perang Dingin.
 Saat itu, mantan Presiden Chiang Kai-shek hidup dalam ketakutan yang konstan akan adanya serangan langsung dari saingan utamanya, Mao Zedong. Chiang dan pemerintah Republik China melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah komunis Mao memenangkan perang saudara, di mana hingga kini tidak ada perjanjian damai yang pernah ditandatangani.
 
 
 
 Taiwan yang menolak keras klaim kedaulatan Beijing telah lama mengkhawatirkan kemungkinan China melakukan operasi pemenggalan atau penargetan para pemimpin tinggi selama perang. Kekhawatiran ini kian memuncak setelah media pemerintah China pada 2023 menyebutkan bahwa salah satu skenario latihan tempur mereka di sekitar Taiwan adalah serangan presisi untuk misi pemenggalan tersebut.
 Dalam latihan Han Kuang kali ini, pasukan dan peralatan militer telah disebar ke seluruh wilayah Taiwan untuk menguji sistem serta taktik baru. Pada hari Kamis, Lai turut memantau langsung pemasangan peluncur rudal di kapal penjaga pantai kelas Anping yang didesain berdasarkan kapal perang serang cepat Tuo Chiang milik angkatan laut.
 Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sistem rudal darat-ke-udara Tien-Kung III buatan dalam negeri juga telah dikerahkan ke Taipei. Persenjataan yang dirancang untuk menembak jatuh rudal dan pesawat tersebut kini ditempatkan di dekat bandara Songshan serta markas kementerian pertahanan.
 
 
 
 Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa latihan besar-besaran ini akan menggunakan format skenario berkelanjutan untuk mempertajam respons unit di lingkungan pertempuran yang realistis. Area pelatihan utama mencakup operasi anti-blokade, serangan pesisir, perlindungan target vital, hingga dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk mempersiapkan warga menghadapi konflik.
 Sebagai bagian dari persiapan komprehensif, Taiwan juga akan secara sengaja memperlambat kecepatan internet seluler warganya pada pekan depan. Uji coba pertama ini bertujuan untuk melihat bagaimana warga sipil berkomunikasi jika bandwidth menjadi sangat langka dalam keadaan darurat seperti bencana maupun invasi China.
 Hingga saat ini, militer China yang terus beroperasi secara harian di sekitar pulau tersebut belum memberikan komentar resmi mengenai latihan perang Taiwan. Namun, kementerian pertahanan Taiwan pada hari Rabu melaporkan telah mendeteksi pergerakan 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China.
 Beijing secara konsisten menjuluki Lai sebagai sosok separatis dan terus menolak tawaran perundingan yang berulang kali ia ajukan. Merespons tekanan tersebut, Lai berpegang teguh pada prinsipnya bahwa hanya rakyat Taiwan sendiri yang berhak menentukan masa depan wilayah mereka.
 
 (tps/luc) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia
Dewan Pakar BPIP nilai Indonesia dapat jadi mediator Thailand-Kamboja
Internasional

Dewan Pakar BPIP nilai Indonesia dapat jadi mediator Thailand-Kamboja

Indonesia bisa menawarkan diri untuk menjadi mediator penyelesaian konflik Thailand dan Kamboja di sekitar Candi Preah Vihear di perbatasan kedua negara. Indonesia punya rekam jejak sebagai juru damai di kawasan ituJakarta (ANTARA) - Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri Darmansjah Djumala menilai Indonesia dapat menawarkan diri sebagai mediator dalam penyelesaian konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja.Penilaian tersebut disampaikan Darmansjah terkait kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Indonesia pada 3-5 Agustus 2026. Menurut dia, Indonesia memiliki kepentingan menjaga stabilitas politik dan keamanan di kawasan ASEAN melalui penyelesaian konflik kedua negara."Indonesia bisa menawarkan diri untuk menjadi mediator penyelesaian konflik Thailand dan Kamboja di sekitar Candi Preah Vihear di perbatasan kedua negara. Indonesia punya rekam jejak sebagai juru damai di kawasan itu," kata Darmansjah dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.Baca juga: Thailand tolak pernyataan pelapor khusus PBB soal HAM di KambojaIa menjelaskan sengketa antara Thailand dan Kamboja berawal dari klaim kepemilikan Candi Preah Vihear yang berada di kawasan perbatasan kedua negara.Menurut Darmansjah, sengketa tersebut pernah dimediasi oleh Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ) pada 1962. Putusan itu menetapkan Candi Preah Vihear berada di wilayah Kamboja berdasarkan peta yang dibuat Prancis pada 1907.Pada 2008, UNESCO juga menetapkan Candi Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia milik Kamboja.Baca juga: ASEAN kecam kekerasan di Myanmar, tegaskan acuan Konsensus Lima PoinMeski demikian, ia mengatakan putusan ICJ dan penetapan UNESCO belum menyelesaikan persoalan karena belum ada penegasan batas wilayah secara menyeluruh di sepanjang perbatasan kedua negara."Batas yang tidak jelas menjadi pemantik konflik bersenjata di sepanjang perbatasan," katanya.Darmansjah menambahkan Indonesia memiliki pengalaman dalam memediasi berbagai konflik sehingga dapat berkontribusi mendorong penyelesaian sengketa melalui dialog dan musyawarah.Menurut dia, pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik dan keamanan di kawasan ASEAN."Jika ASEAN ingin mandiri dalam geopolitik Indo-Pasifik, ia harus mampu menyelesaikan sengketa internalnya," ujar Darmansjah.Baca juga: Xi Jinping berjanji bantu selesaikan sengketa batas Thailand-KambojaPewarta: Walda MarisonEditor: Abdul Hakim Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Be
Berita Terkini - ANTARA News
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
Internasional

Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk membahas perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) pada Minggu (2/8). Panggilan telepon ini diyakini terjadi sebelum Trump membatalkan rencana serangannya ke Iran. Mengutip laporan SPA, Pangeran MBS menekankan "perlunya memprioritaskan dialog untuk meredakan ketegangan." Dia juga meminta semua pihak agar berusaha keras untuk mencapai gencatan senjata demi membuka jalan bagi solusi diplomatik. Pangeran MBS menekankan bahwa solusi diplomatik harus "memberikan hasil positif dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan dan mencegah konflik yang lebih luas".Kedua pemimpin juga meninjau hubungan kerja sama bilateral di antara kedua negara.Trump mengumumkan pada Minggu bahwa Amerika Serikat dan Israel sepakat untuk menunda serangan baru terhadap Iran, dengan syarat kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dapat dicapai secepatnya.Trump mengatakan AS "sudah siap untuk melawan Republik Islam Iran," namun menambahkan bahwa Teheran dan negara-negara Timur Tengah lainnya telah memintanya untuk menunda serangan baru."Berdasarkan permintaan ini, saya setuju, demi kepentingan masa depan DUNIA dan, juga, kelangsungan hidup Iran yang sukses dan makmur, untuk membatalkan serangan itu, asalkan bisa segera membuat DEAL," tulis Trump di platform Truth Social miliknya. (hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Ne
News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia

           Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Juara Ganda Putri Mubadala Citi DC Terbuka 2026
Internasional

Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Juara Ganda Putri Mubadala Citi DC Terbuka 2026

Ganda putri Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe(X @mubadaladcopen) PETENIS putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Berpasangan dengan petenis Selandia Baru, Erin Routliffe, Aldila sukses menyabet gelar juara ganda putri dalam turnamen Mubadala Citi DC tebruka 2026 di Washington, Amerika Serikat, Minggu (2/8) WIB.
 
 Tampil sebagai unggulan kedua, pasangan Aldila/Erin menunjukkan dominasi mereka di lapangan keras Washington. Mereka berhasil menundukkan pasangan beda negara, Andreja Klepac (Slovenia) dan Makoto Ninomiya (Jepang), melalui kemenangan dua set langsung 6-4 dan 6-1 dalam durasi pertandingan 1 jam 12 menit. 
 
 Jalannya Pertandingan
 
 Aldila/Erin langsung tancap gas sejak awal laga dengan mematahkan servis lawan pada gim pembuka set pertama. Meski Klepac/Ninomiya sempat memberikan perlawanan sengit dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4, Aldila/Erin tetap tenang. Mereka kembali merebut servis lawan pada gim kesembilan sebelum akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-4.
 
 Memasuki set kedua, dominasi Aldila/Erin semakin tidak terbendung. Mereka tampil sangat agresif dengan mematahkan servis lawan sebanyak tiga kali. Keunggulan cepat 5-1 berhasil mereka amankan, hingga akhirnya memastikan kemenangan telak 6-1 sekaligus mengunci gelar juara.
 
 Kemenangan ini menjadi catatan penting mengingat Aldila sebelumnya telah mewaspadai kekuatan lawan. Dalam wawancara bersama ANTARA, ia menyoroti pengalaman Andreja Klepac sebagai mantan petenis 10 besar dunia nomor ganda yang menjadi tantangan tersendiri sepanjang turnamen.
 
 Statistik Pertandingan Final
 
 Berikut adalah perbandingan statistik performa kedua pasangan pada babak final Mubadala Citi DC Terbuka 2026:
 
 
 
 
 Statistik
 Aldila Sutjiadi / Erin Routliffe
 A. Klepac / M. Ninomiya
 
 
 
 
 Skor Akhir
 6-4, 6-1
 4-6, 1-6
 
 
 Durasi Pertandingan
 1 Jam 12 Menit
 
 
 Ace
 2
 0
 
 
 Poin Servis Pertama
 69%
 -
 
 
 Konversi Break Point
 4 dari 6
 1 dari 3
 
 
 
 
 Modal Menuju Amerika Serikat (AS) Terbuka 2026
 
 Trofi di Washington ini merupakan gelar WTA 500 kedua bagi Aldila Sutjiadi pada musim 2026. Sebelumnya, ia juga sukses menjuarai Bad Homburg Open pada akhir Juni lalu. Keberhasilan ini mempertegas tren positif Aldila di lapangan keras Amerika Serikat, sekaligus menjadi modal kepercayaan diri yang besar menjelang turnamen Grand Slam AS Terbuka 2026 mendatang. (Ant/Z-1)

mediaindonesia.com RSS Feed
Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!
Internasional

Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

 Berita International Minggu, 2 Agustus 2026 - 02:40 WIB VIVA – Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menolak tegas usulan penangguhan atau keluarnya Spanyol dari Perjanjian Schengen, menyusul krisis migrasi yang tengah terjadi di Ceuta. "Spanyol tidak boleh keluar dari Kawasan Schengen. Itu sama sekali tidak mungkin," kata Nunez dalam konferensi pers, Sabtu, 1 Agustus 2026. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Nunez menambahkan bahwa hubungan bilateral dan kerja sama antara Prancis dan Spanyol tetap terjalin dengan sangat baik.Pernyataan tegas tersebut disampaikan usai beberapa negara anggota Uni Eropa termasuk Italia, Ceko, Finlandia dan Denmark pada Jumat, 31 Juli 2026 menyerukan penangguhan keanggotaan Spanyol dalam Perjanjian Schengen, akibat gelombang imigran dari Maroko yang memasuki Ceuta dalam jumlah besar.Ceuta merupakan wilayah kantong Spanyol yang terletak di pesisir utara Afrika dan berbatasan langsung dengan Maroko.Bersama dengan Melilla, Ceuta menjadi satu-satunya perbatasan darat antara Uni Eropa dan benua Afrika, yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur utama migrasi ilegal menuju Eropa. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dalam beberapa hari terakhir, Ceuta mengalami tekanan migrasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.Berdasarkan data otoritas Spanyol, puluhan ribu imigran diperkirakan telah melintasi perbatasan secara ilegal dan memasuki wilayah tersebut. (ant) Bentrokan Imigran di Ceuta, PM Spanyol Sebut Pemerintah Eropa Egois dan Memecah Belah Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez mengkritik keras respons sejumlah pemerintah negara Uni Eropa (EU) yang dinilai egois terhadap krisis migrasi di Ceuta. VIVA.co.id 1 Agustus 2026

VI
VIVA - Berita Harian Terkini, Terpopuler, Terbaru
Menhan Arab Saudi Bujuk Trump Hentikan Perang Iran, tapi Israel Terus Manuver
Internasional

Menhan Arab Saudi Bujuk Trump Hentikan Perang Iran, tapi Israel Terus Manuver

loading...Menhan Arab Saudi bujuk Trump hentikan perang Iran. Foto/X/CENTCOM WASHINGTON - Tepat setelah pukul 10 pagi pada hari Rabu, delegasi pejabat Arab Saudi tiba di Sayap Barat membawa pesan untuk Gedung Putih.Menteri Pertahanan Khalid bin Salman, dalam kunjungan mendadak ke Washington, menyampaikan pesan kepada Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance dari saudaranya, putra mahkota kerajaan yang berpengaruh, bahwa Arab Saudi menginginkan perang dengan Iran mereda — dan bahwa memperpanjang konflik membawa risiko besar, menurut orang-orang yang mengetahui percakapan tersebut.Sehari sebelumnya, utusan lain tiba melalui pintu yang sama dengan pesan yang berbeda. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang duduk bersama Trump di Ruang Oval, menyatakan skeptisisme bahwa diplomasi dengan Iran akan membuahkan hasil, menurut para pejabat Israel. Sebaliknya, keduanya membahas opsi untuk menekan Iran, termasuk memperbarui perang skala penuh, kata para pejabat tersebut.Pertemuan beruntun minggu ini dijadwalkan secara kebetulan. Namun demikian, hal itu menggarisbawahi arus yang saling bertentangan yang dihadapi Trump saat ia mencari jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung jauh melewati tenggat waktu yang telah ditentukannya.Seiring meningkatnya tekanan dari sesama Republikan untuk mengakhiri perang, perang tersebut justru tampak meluas, dengan munculnya front-front baru dan hampir setiap negara di kawasan itu kini terlibat. Upaya diplomasi tersendat-sendat; seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa dimulainya kembali diplomasi langsung dengan Iran tampaknya belum akan terjadi dalam waktu dekat.Meskipun Trump mengklaim Iran "memohon" untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri kekerasan, beberapa pejabat AS khawatir tokoh-tokoh rezim tampaknya lebih berkomitmen dari sebelumnya untuk menggunakan pengaruh atas Selat Hormuz dan menembakkan rudal ke arah pasukan Amerika.Melansir CNN, Trump semakin frustrasi dengan keengganan Teheran untuk tunduk pada tuntutannya, yang menyebabkan pertemuan-pertemuan yang penuh amarah di balik layar dan panggilan telepon yang penuh umpatan kepada sekutunya, menurut para pejabat AS. Ia mengadakan rapat Kabinetnya pada hari Jumat di Camp David, mungkin berharap untuk mengambil inspirasi dari peran tempat peristirahatan itu di masa lalu dalam diplomasi Timur Tengah yang sukses."Saya pikir kita hanya ingin menang," kata presiden ketika ditanya bagaimana ia berencana untuk menghidupkan kembali upaya diplomatik yang terhenti, memberikan sedikit petunjuk tentang bagaimana ia bermaksud untuk melanjutkan. “Mereka akan melemah. Mungkin sekarang mereka akan sedikit lebih kuat. Kemudian mereka akan melemah lagi. Dan kemudian mereka akan lenyap.”Ancaman berkelanjutan dari Iran telah memaksa Trump untuk mengubah rencananya sendiri, terutama penggantian pesawat Air Force One dalam perjalanan pulangnya dari Turki awal bulan ini. Perubahan itu dilakukan di tengah meningkatnya ancaman dari negara tetangga Iran, menurut para pejabat, dan liputan selanjutnya tentang masalah ini membuat presiden marah dan malu.Banyak sekutu Trump sekarang khawatir perang Iran mengancam akan menelan seluruh masa kepresidenannya, dan dengan itu, peluang Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu mendatang, menurut beberapa operator Partai Republik. Sebuah survei CNN minggu ini menemukan hanya 28% warga Amerika yang menyetujui penanganannya terhadap perang tersebut.Trump menghadapi pilihan lain karena tekanan meningkat untuk membuka kembali selat tersebut.Opsi untuk meningkatkan konflik telah disampaikan kepada Trump dan diperdebatkan panjang lebar, dan lebih banyak aset militer mengalir ke wilayah tersebut sebagai antisipasi persetujuan dari presiden. Salah satu rencana yang disusun oleh Komando Pusat melibatkan pemboman besar-besaran selama satu atau dua minggu untuk melumpuhkan kemampuan rudal Iran, kata para pejabat AS.

Be
Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews