7 Quality Time Sederhana yang Bisa Dilakukan Ayah dengan Anak
Daftar Isi
1. Jalan santai atau bersepeda bersama
2. Membacakan buku sebelum tidur
3. Mengajak anak membantu pekerjaan rumah
4. Makan bersama tanpa gangguan gawai
5. Bermain permainan edukatif
6. Menemani anak belajar
7. Beribadah bersama
Jakarta, CNN Indonesia -- Ayah dengan anak tidak harus melakukan kegiatan dengan biaya mahal atau waktu panjang. Justru, momen-momen kecil dalam keseharian dapat membangun bonding antara ayah dan anaknya.Kehadiran ayah secara utuh, tanpa terganggu pekerjaan maupun gawai, mampu membantu anak merasa dicintai, dihargai, dan merasa aman.Lihat Juga :Ayah Perlu Tahu, Ini 5 Cara Kamu Pengaruhi Pembentukan Karakter Anak





ADVERTISEMENT


















SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Berbagai penelitian mengenai pengasuhan menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berpengaruh terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga kepercayaan diri anak.Anak yang rutin menghabiskan waktu bersama ayah cenderung lebih mudah berkomunikasi, memiliki kemampuan memecahkan masalah yang lebih baik, serta mampu membangun hubungan sosial yang sehat. Kabar baiknya, membangun kedekatan tidak harus dilakukan melalui aktivitas yang rumit. Rutinitas sederhana yang dilakukan secara konsisten dan berkualitas alias quality time justru lebih efektif dibandingkan pertemuan yang jarang tetapi berlangsung lama.Yang paling penting bukan durasinya, melainkan kualitas interaksi antara ayah dan anak.Berikut beberapa ide quality time sederhana yang bisa dilakukan ayah dengan anak.1. Jalan santai atau bersepeda bersamaAktivitas fisik menjadi cara sederhana untuk menciptakan percakapan yang mengalir tanpa terasa menggurui. Ayah dapat mengajak anak berjalan kaki di sekitar rumah, bersepeda ke taman, atau sekadar menikmati udara pagi.Selain menyehatkan tubuh, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak untuk bercerita tentang sekolah, teman, maupun hal-hal yang sedang dipikirkannya.2. Membacakan buku sebelum tidurMeluangkan waktu 15 hingga 20 menit untuk membacakan cerita merupakan kebiasaan sederhana yang memberikan banyak manfaat.Selain meningkatkan kemampuan bahasa dan imajinasi anak, kegiatan ini juga membuat anak merasa diperhatikan. Setelah selesai membaca, ayah dapat mengajak anak berdiskusi mengenai isi cerita sehingga kemampuan berpikir kritis dan komunikasi ikut berkembang.Pilihan RedaksiAyah Seharusnya Jadi Pembuat Aturan untuk AnakAyah Ibu, Gentle Parenting Tak Melulu soal Memanjakan AnakIni 7 Cara Atasi Parenting Burnout, Jangan Lampiaskan Emosi pada Anak3. Mengajak anak membantu pekerjaan rumahBanyak orang tua menganggap pekerjaan rumah sebagai aktivitas orang dewasa. Padahal, kegiatan seperti menyiram tanaman, mencuci kendaraan, merapikan kamar, atau berkebun bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan.Melalui aktivitas tersebut, anak belajar mengenai tanggung jawab, kerja sama, dan pentingnya menyelesaikan tugas hingga tuntas. Suasana santai saat bekerja bersama juga membuka ruang untuk bercakap-cakap secara alami.4. Makan bersama tanpa gangguan gawaiMomen makan sering kali dianggap biasa, padahal kebiasaan ini memiliki nilai emosional yang besar apabila dilakukan tanpa televisi maupun telepon genggam.Ayah dapat memanfaatkan waktu makan untuk menanyakan pengalaman anak hari itu, mendengarkan cerita mereka, atau sekadar bercanda bersama. Kebiasaan sederhana ini membantu anak merasa pendapatnya dihargai.5. Bermain permainan edukatifTidak semua permainan harus menggunakan layar. Board game, puzzle, balok susun, kartu edukasi, hingga permainan tradisional mampu menjadi sarana belajar sekaligus mempererat hubunga...
CN
CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia