Seorang penulis teknologi berbagi pengalamannya menggunakan Google Family Link untuk mengontrol ponsel anaknya yang baru pertama kali mendapatkan smartphone. Awalnya ia mempertimbangkan ponsel khusus anak, namun menemukan bahwa aplikasi Family Link menawarkan fitur serupa seperti pelacakan lokasi, pembatasan aplikasi, persetujuan kontak, dan filter konten eksplisit.
Melalui Family Link, ia dapat memblokir atau memberi batas waktu pada aplikasi tertentu, menyetujui kontak sebelum dapat dihubungi, serta menerima peringatan konten sensitif di Google Messages. Fitur Family Places memungkinkannya mendapat notifikasi saat anak tiba atau meninggalkan lokasi tertentu tanpa harus terus-menerus memantau.
Namun, ia menemukan kendala saat mengatur whitelist situs web karena banyak subdomain, terutama situs Microsoft, yang harus dimasukkan satu per satu. Meski begitu, fitur permintaan akses langsung dari Chrome membuat proses ini lebih mudah diatasi.
Penulis menyimpulkan bahwa Google Family Link adalah solusi kontrol orang tua yang paling mudah dan kaya fitur, memungkinkan ponsel Android biasa diubah menjadi perangkat yang aman untuk anak, dengan fleksibilitas untuk menambah atau mengurangi pembatasan seiring bertambahnya usia anak.