Menjual foto melalui platform stock photography seperti Shutterstock, Adobe Stock, Alamy, 123RF, dan Dreamstime masih relevan pada 2026 meskipun AI generatif mengubah pasar. AI dapat menghasilkan gambar konseptual dengan cepat, namun memiliki keterbatasan karena tidak bisa mendokumentasikan kejadian nyata. Fotografer tetap memiliki peluang melalui foto editorial, makanan, budaya, dan dokumentasi lokal yang membutuhkan kehadiran langsung di lokasi. Pengalaman Annisa, kontributor Shutterstock sejak 2015, menunjukkan pendapatan hingga Rp4 juta per bulan dari foto produk makanan dan editorial kegiatan. Fotografer Indonesia punya keunggulan dari sisi lokasi karena dokumentasi daerah-daerah di Indonesia masih jarang tersedia di marketplace internasional. Meski persaingan semakin ketat, autentisitas dan akses langsung menjadi pembeda yang sulit digantikan AI.