Sekitar 360 hektare lahan sawah di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, mengalami kekurangan pasokan air irigasi. Lahan terdampak tersebar di Desa Gudo, Sukopinggir, dan Desa Begasurkedalem yang masuk dalam layanan Daerah Irigasi (DI) Siman dengan suplai dari Saluran Induk Konto Surabaya.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang mengajukan tambahan pasokan air dan mengatur giliran distribusi di wilayah hulu Saluran Induk Konto Surabaya. Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi menyatakan bahwa pengelolaan air membutuhkan koordinasi lintas instansi.
PUPR Jombang berkoordinasi dengan Dinas Pertanian (Disperta) Jombang dan Unit Pengelola Irigasi (UPI) DI Siman Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk memantau kondisi jaringan irigasi, kebutuhan air tanaman, serta distribusi air.
Pengaturan giliran distribusi air diharapkan membuat distribusi lebih efektif dan tepat sasaran. Imam menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengelolaan air irigasi untuk mendukung budidaya tanaman padi dan menjaga produktivitas lahan pertanian.