Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung iklim investasi nasional periode 2024-2026. Polri fokus pada penegakan hukum, pemberantasan premanisme, dan pemberian kepastian hukum bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Pada 2026, penyelesaian laporan polisi terkait gangguan sektor usaha mencapai 915 dari 1.281 LP dengan clearance rate 71,43%. Fokus penanganan meliputi kawasan pasar, pertokoan, sentra UMKM, Proyek Strategis Nasional, serta sektor konstruksi dan logistik.
Polri berhasil menangani 41.873 kasus premanisme dan 12.015 kasus pungli/pemerasan. Clearance rate meningkat dari 68,00% (2024) menjadi 71,47% (2026). Barang bukti disita meliputi 4.255 ranmor, 2.717 senjata tajam, 6.510 alat komunikasi, dan uang tunai Rp16,1 miliar.
Dari 41.873 kasus premanisme, 29.197 kasus diselesaikan dengan 55.941 tersangka. Untuk pungli dan pemerasan, 8.378 dari 12.015 kasus diselesaikan dengan 16.096 tersangka.