Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus berorientasi pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar target proyek. Hal ini disampaikannya dalam silaturahmi bersama insan pers di Bungku Tengah, Selasa (29/9/2026), dengan semangat "3 Tahun Membangun Morowali".
Iksan menjelaskan bahwa pembangunan harus direncanakan matang sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah, serta memastikan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Fokus pembangunan meliputi sektor pendidikan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, dan kesehatan, seperti pembangunan sekolah percontohan, renovasi RSUD Morowali, serta pembangunan jalan dengan anggaran sekitar Rp160 miliar untuk ibu kota Morowali.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi program, dengan prinsip "yang baik dilanjutkan, yang tidak baik diperbaiki". Pemerintah daerah harus berani mengevaluasi kebijakan dan terbuka terhadap masukan, termasuk dari pers yang diharapkan menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis dan konstruktif.
Menurut Iksan, semangat "3 Tahun Membangun Morowali" bukan sekadar slogan, melainkan diukur dari sejauh mana program pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menghadirkan perubahan nyata. "Yang kita lakukan harus memberikan manfaat. Karena pembangunan itu untuk masyarakat," pungkasnya.