Kepolisian mengevakuasi 75 tenaga kerja asing (TKA) ke Polda Sulawesi Tengah setelah bentrokan antara warga dan PT Astima Konstruksi (Askon) di Desa Matarape, Kabupaten Morowali, Jumat (2/10/2026). Puluhan TKA tersebut kini menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk mendalami penyebab konflik, sekaligus didata bersama pihak Imigrasi.
Bentrokan dipicu protes warga terkait dampak lingkungan, khususnya debu dari aktivitas pengangkutan material di sekitar permukiman. Kericuhan mengakibatkan enam orang luka—lima warga terkena sabetan benda tajam di kaki dan tangan, serta satu warga negara asing. Sejumlah kendaraan dan alat berat milik perusahaan juga dilaporkan rusak, termasuk lima mobil dan ekskavator yang dibakar.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini menyatakan seluruh TKA telah diamankan dan dibawa ke Polda Sulteng untuk pemeriksaan mendalam. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk keterlibatan pihak-pihak yang berada di lokasi, sementara para TKA tetap berstatus saksi dalam penanganan perkara ini.