Genap setahun berlalu pasca tragedi tewasnya pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan akibat dilindas mobil rantis polisi.
Penegakan hukum atas kasus ini dinilai masih mengambang dan gagal memberikan kepastian hukum bagi korban maupun keluarganya.
Situasi tersebut memicu kritik tajam dari publik yang merasa bahwa keadilan bagi rakyat kecil seolah mati dan sulit ditegakkan, terutama saat berhadapan dengan aparat penegak hukum.