Manajemen Nasi Tempong Sri Dewi resmi meminta maaf kepada publik melalui Instagram terkait ledakan gas di outlet mereka di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Manajemen mengungkapkan simpati mendalam atas kerusakan 58 bangunan (42 ruko dan 16 rumah) serta 5 orang luka-luka akibat insiden Selasa (6/10) pagi tadi.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menegaskan pusat ledakan berasal dari tiga tabung gas LPG 50 kg yang bocor pada bagian pipa. Kepolisian mengungkap pekerja restoran sempat mencium bau gas sekitar pukul 07.00 WIB sebelum ledakan terjadi saat koki memasak.
Sebagai tindak lanjut, manajemen restoran sedang melakukan komunikasi intensif dengan semua pihak terkait untuk mencari penyelesaian dan ganti rugi. Pihak restoran berharap pemulihan kondisi lingkungan bisa berlangsung lancar agar situasi kembali aman dan kondusif.