Perkara Dugaan Pengamanan Judol, Pengamat Tekankan Pentingnya Uji Fakta dan Alat Bukti

Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 12.49
Perkara Dugaan Pengamanan Judol, Pengamat Tekankan Pentingnya Uji Fakta dan Alat Bukti

Sumber Berita Asli

mediaindonesia.com RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Kasus dugaan pengamanan situs judi online (judol) di lingkungan Kementerian Komdigi kembali disorot. Pengamat politik dan hukum, Muslim Arbi, mendesak aparat penegak hukum untuk mendalami dugaan keterlibatan pejabat yang disebut dalam surat dakwaan, tidak hanya berhenti pada pemeriksaan empat terdakwa di level operasional. Dalam dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, jaksa mengungkap adanya skema pengamanan situs judol agar tak masuk daftar pemblokiran dengan tarif yang dinegosiasikan hingga Rp8 juta per situs, serta adanya kesepakatan pembagian hasil. Muslim Arbi menekankan pentingnya uji fakta melalui alat bukti seperti transaksi keuangan dan bukti elektronik. Ia menilai keterangan saksi dan BAP yang menyebutkan nama seorang pejabat harus diuji melalui proses hukum untuk memastikan hubungan pejabat tersebut dengan para pelaku dan aliran dana. Sementara itu, pejabat terkait telah membantah tudingan menerima 50% uang hasil pengamanan dan menyebutnya sebagai narasi jahat. Pengamat menegaskan pengungkapan kasus ini krusial untuk menjaga kredibilitas pemberantasan judol dan membuktikan tidak ada pejabat negara yang kebal hukum.

Berita Terkait Lainnya