Kepala Bapanas menegaskan kejar pelaku anomali harga beras fortifikasi

Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 21.30
Kepala Bapanas menegaskan kejar pelaku anomali harga beras fortifikasi

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah sedang mengejar pelaku anomali harga beras fortifikasi. Praktik ini diduga melanggar ketentuan, merugikan konsumen, dan mengganggu tata niaga pangan nasional secara keseluruhan. Amran mengungkapkan bahwa 80-90 persen beras fortifikasi yang beredar saat ini adalah palsu. Beras tersebut dijual dengan harga tinggi hingga Rp42.000 per kilogram dengan klaim mengandung vitamin, namun faktanya kandungan gizinya tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Praktik penipuan ini diperkirakan telah merugikan masyarakat hingga Rp91 triliun. Kasus ini kini sedang ditangani oleh Satgas Pangan, dan pelaku yang terbukti merupakan oknum dari kasus beras premium oplosan sebelumnya akan dihukum seberat-beratnya. Berdasarkan pengawasan Bapanas terhadap 134 sampel dari 28 merek, hasil laboratorium menunjukkan 93 persen produk tidak memenuhi syarat klaim fortifikasi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan secara komprehensif terkait izin edar dan klaim kandungan gizi pada produk beras fortifikasi.

Berita Terkait Lainnya