Sejumlah anggota Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI turut mengawal penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Selasa malam (13/10/2026).
Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan bahwa pengawalan tersebut dilakukan atas permintaan langsung dari pimpinan KPK, dalam hal ini Ketua KPK kepada Danpuspom TNI.
Menurut Nas, keterlibatan personel Puspom TNI merupakan bagian dari kerja sama pengamanan antara TNI dan KPK yang telah terjalin.
Dalam operasi OTT tersebut, KPK dilaporkan menangkap 14 orang, termasuk pejabat BNPB, meski belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai status para pihak yang diamankan.