Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengindikasikan adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada periode Oktober 2026. Keputusan ini diambil sebagai respon terhadap fluktuasi harga minyak dunia yang kini hampir menembus angka US$107 per barel. Sebagai kompensasi, pemerintah menjamin bahwa harga BBM bersubsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun ini. Yuliot menjelaskan bahwa penyesuaian harga nonsubsidi akan mengikuti kondisi pasar, dan ia melakukan pengecekan langsung di SPBU di Tapanuli Selatan untuk memantau situasi lapangan.