Pada 2026, transformasi digital disebut mendorong promosi pariwisata Indonesia menjadi lebih interaktif. Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya promosi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata. Selain promosi, perluasan akses pasar juga ditekankan untuk menjaga pertumbuhan industri. Langkah ini menunjukkan pariwisata nasional semakin memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran dan pengembangan pasar.