Minyak Iran Bakal Habis dalam 2 Minggu, Menkeu AS: Mereka Tak Punya Apa-apa Lagi

Selasa, 29 September 2026 pukul 07.33
Minyak Iran Bakal Habis dalam 2 Minggu, Menkeu AS: Mereka Tak Punya Apa-apa LagiIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews

Baca di Website Asli ↗
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa ekonomi Iran akan lumpuh total dalam dua minggu karena blokade laut dan sanksi ekonomi berlapis yang diterapkan AS melalui Operation Economic Outcast. Menurutnya, hanya tersisa 15 juta barel minyak Iran di perairan, dan setelah pengiriman terakhir ke Tiongkok, Iran tidak akan memiliki apa pun untuk diperdagangkan. Kondisi ini disebut sebagai titik nadir ekonomi Iran yang mengancam kelumpuhan total. Iran pun mendesak negosiasi dan mengajukan proposal gencatan senjata selama tujuh hari, dengan syarat AS mencairkan aset Iran senilai USD12 miliar dan menghentikan blokade angkatan laut di perairan Teluk, serta Iran akan membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Gertakan keras AS ini muncul di tengah runtuhnya perdagangan ekspor minyak mentah Iran yang menjadi urat nadi perekonomian negara tersebut. Strategi perang ekonomi AS bertujuan memutus total seluruh akses finansial dan perdagangan Iran dengan dunia luar. Situasi ini menjadi alasan utama mengapa Teheran mendesak diakhirinya permusuhan, karena ekonomi mereka berada di ambang krisis akibat kehilangan sumber pendapatan utama.

Berita Terkait Lainnya