PT KAI Divre I Sumatera Utara mencatat lonjakan penumpang di Stasiun Padang Halaban sebesar 20 persen pada Januari hingga Juli 2026, dengan total 11.365 pelanggan dilayani.
Stasiun yang beroperasi sejak 1937 ini awalnya berfokus pada angkutan komoditas perkebunan seperti CPO dan karet. Seiring waktu, stasiun ini bertransformasi menjadi simpul mobilitas warga yang dilayani enam perjalanan KA Sribilah Utama setiap hari.
Selain transportasi, stasiun ini turut membuka akses wisata alam, seperti destinasi fotografi 'Lorong Negeri' yang merupakan jalur rel berpepohonan rindang.
KAI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran strategis stasiun ini sebagai jembatan mobilitas masyarakat dan penopang distribusi logistik demi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.