BI dan Nilai Tukar Lima Tahun Mendatang

Senin, 31 Agustus 2026 pukul 09.00
BI dan Nilai Tukar Lima Tahun Mendatang

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Prof Didik J Rachbini memprediksi kepemimpinan baru Bank Indonesia (BI) tidak akan mampu memperkuat nilai tukar rupiah dalam lima tahun mendatang. Rupiah diperkirakan tetap lemah akibat berbagai faktor struktural yang sulit diubah. Meskipun Indonesia tergolong sebagai ekonomi skala besar dengan pasar domestik yang luas, mata uangnya kesulitan menguat. Hal ini disebabkan oleh struktur ekonomi nasional yang lemah dalam sektor luar negerinya. BI diperkirakan akan tetap menggunakan kebijakan rutin, seperti menaikkan suku bunga saat rupiah melemah drastis. Namun, langkah ini dipandang tidak cukup untuk mengubah fundamental nilai tukar. Faktor penghambat utama lainnya meliputi tingginya biaya transaksi, ketidakpastian hukum, korupsi, dan rendahnya daya saing. Kondisi ini membuat instrumen kebijakan konservatif BI tidak akan membawa perubahan signifikan bagi penguatan rupiah.

Berita Terkait Lainnya

BI dan Nilai Tukar Lima Tahun Mendatang - Ekonomi Bisnis - Feedify