Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sambutan baik dari masyarakat. Hal tersebut terindikasi dari banyaknya permintaan yang masuk secara masif dari pihak sekolah dan wali murid.
Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini menggelontorkan anggaran ratusan triliun rupiah, yang sebelumnya sempat membuat investor khawatir terkait potensi pelebaran defisit anggaran di atas 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Menanggapi hal itu, Purbaya menyarankan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengumumkan jumlah permintaan dari sekolah kepada publik guna menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini.
Ke depannya, BGN akan menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T, pondok pesantren, dan luar Jawa tahun depan. Namun, penambahan ini tidak disertai anggaran baru melainkan melalui mekanisme realokasi dana.