Ramalan Nasib Rupiah di Tengah Sinyal Hawkish The Fed & Inflasi

Senin, 31 Agustus 2026 pukul 07.44
Ramalan Nasib Rupiah di Tengah Sinyal Hawkish The Fed & Inflasi

Sumber Berita Asli

Bloomberg Technoz - Berita Ekonomi dan Bisnis Terbaru Hari Ini

Baca di Website Asli ↗
Rupiah berpotensi tertekan pada perdagangan Senin akibat sinyal hawkish dari Federal Reserve (The Fed) yang mengubah ekspektasi investor terhadap arah suku bunga AS. Pidato Gubernur The Fed, Kevin Warsh, di Jackson Hole dinilai sebagai komunikasi paling hawkish dalam dua dekade terakhir. Warsh menegaskan komitmen pada target inflasi 2% dan mengindikasikan The Fed masih memiliki pekerjaan rumah jika inflasi belum mencapai sasaran tersebut. Pesan ini langsung mendorong pasar menaikkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga AS. Probabilitas kenaikan Fed Fund Rate pada September melonjak dari 35% menjadi sekitar 60%, sementara yield US Treasury tenor 2 tahun melesat 11 bps ke 4,34%. Lonjakan yield ini membuat aset berbasis dolar AS kembali lebih menarik bagi investor. Kondisi tersebut berpotensi menguatkan dolar AS dan meningkatkan tekanan pada mata uang emerging market, termasuk Rupiah. Meski begitu, di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF), Rupiah pagi tadi terpantau cukup tenang di level Rp17.773/US$.

Berita Terkait Lainnya

Ramalan Nasib Rupiah di Tengah Sinyal Hawkish The Fed & Inflasi - Ekonomi Bisnis - Feedify