Ilmuwan menemukan bukti adanya nitrogen cair yang baru-baru ini mengalir di permukaan Pluto, sebuah fenomena mengejutkan mengingat suhu permukaannya mencapai −236 derajat Celsius.
Temuan tersebut berasal dari analisis citra wahana NASA New Horizons tahun 2015, yang mengungulkan pola gelap di gletser raksasa Sputnik Planitia. Pola ini mirip dengan lapisan es di Bumi, seperti di Greenland, yang dibasahi oleh cairan.
Peneliti menyimpulkan nitrogen cair tersebut kemungkinan berasal dari pelelehan basal di dasar gletser. Cairan ini kemudian didorong ke atas melalui retakan akibat tekanan dan mengalir di permukaan sebelum membeku kembali.
Penemuan ini membuktikan bahwa Pluto bukan sekadar bola es pasif, melainkan benda langit yang secara geologis aktif dan dinamis, dengan permukaan Sputnik Planitia yang diperkirakan berusia kurang dari satu juta tahun.