Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menemui Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta dan sejumlah penerima penghargaan Nobel serta Turing di Megawati Institute, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Megawati menyoroti ancaman serius perubahan iklim dan pemanasan global yang dampaknya semakin nyata.
Megawati menyinggung sejumlah anomali dan bencana yang terjadi di Indonesia, mulai dari gempa dan banjir, hingga pencairan salju di kawasan Grasberg, Papua, yang sebelumnya selalu dipenuhi es. Ia menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi persoalan abstrak bagi Indonesia.
Lebih lanjut, Megawati menyebut kerusakan ekologi ini berdampak langsung pada berbagai sektor penting, meliputi hutan, laut, pertanian, ketersediaan pangan, kesehatan, dan kehidupan jutaan rakyat.
Di akhir sambutannya, Megawati meminta para ilmuwan dan penerima Nobel untuk aktif berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan kemanusiaan global, termasuk isu iklim dan ketahanan pangan yang berkaitan erat dengan geopolitik.