Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta menginisiasi pertemuan para ilmuwan dunia dalam acara 'Luncheon and Discussion with Science for Development Summit Delegation' di Jakarta.
Direktur Eksekutif Megawati Institute, Hilmar Farid, menyebut pertemuan ini bertujuan mempertemukan ilmu pengetahuan dengan persoalan nyata yang dihadapi dunia, bukan sekadar konferensi ilmiah. Dialog ini melibatkan pengalaman dan perspektif berbagai ahli serta pemimpin politik.
Megawati menekankan bahwa sains dan teknologi harus menjadi upaya manusia menghadapi persoalan masanya, seperti perubahan iklim, pangan, kesehatan, dan perkembangan kecerdasan buatan. Ia juga menyoroti pentingnya Indonesia memperkuat kemampuan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan bersama yang bersifat global.
Acara tersebut dihadiri oleh 10 peraih Nobel, empat penerima Turing Award, serta sejumlah ilmuwan bertaraf internasional lainnya untuk membahas bagaimana pengetahuan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata.