Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembenahan kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang selama ini dikenal kumuh meskipun lokasinya dekat dengan Istana dan Balai Kota. Pembenahan juga mencakup Kebon Melati dan Kebon Kacang, dengan fokus menata kawasan tanpa menggusur warga.
Pramono menyatakan bahwa keputusan ini diambil dalam rapat paripurna di Balai Kota. Prinsipnya adalah perbaikan kawasan yang akan menjadi role model pembenahan Jakarta ke depan.
Ia menyoroti kondisi memprihatinkan, seperti ruas jalan sepanjang 2,3 kilometer yang hampir 60 tahun tidak tertangani, serta hunian berukuran 3x4 meter yang dihuni hingga 15 orang dengan sistem shift.
Pembenahan akan melibatkan Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Sosial, mengingat tingginya permasalahan sosial di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup warga tanpa memindahkan mereka.