Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengumumkan bahwa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite, di Kota Palu telah teratasi. Hal ini disampaikan setelah adanya koordinasi bersama Pertamina untuk mencari solusi konkret atas permasalahan tersebut.
Kelangkaan BBM tersebut dipicu oleh cuaca buruk yang menyebabkan keterlambatan kapal pengangkut BBM dari Bitung, Sulawesi Utara, pada pertengahan Agustus 2026. Akibatnya, distribusi pasokan mengalami penundaan pada 16 hingga 17 Agustus.
Untuk mengatasi keterlambatan tersebut, Pertamina mengambil langkah antisipasi dengan mencari pasokan alternatif dari Depot Bau-Bau serta mengambil stok cadangan dari Depot Poso. Pasokan BBM telah kembali normal sejak 20 hingga 24 Agustus 2026, dan kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai memudar.
Pemprov Sulteng mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan serta menghindari pembelian berlebihan. Pemprov bersama Pertamina akan terus memantau distribusi BBM di lapangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.