Negara Ini Punya Kamp Kurung Perempuan yang Dituduh Tukang Santet

Senin, 28 September 2026 pukul 02.05
Negara Ini Punya Kamp Kurung Perempuan yang Dituduh Tukang Santet

Sumber Berita Asli

CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia

Baca di Website Asli ↗
Di Ghana, masih terdapat enam kamp informal yang menampung ratusan perempuan yang dituduh sebagai penyihir atau tukang santet, terutama perempuan lanjut usia. Amnesty International melaporkan kondisi hidup di kamp-kamp tersebut sangat memprihatinkan, dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan, makanan, perumahan layak, air bersih, dan peluang ekonomi. Tuduhan sihir sering muncul setelah peristiwa tragis seperti penyakit atau kematian, dan menargetkan perempuan miskin, lanjut usia, atau yang dianggap melanggar peran gender tradisional. Kasus tragis terjadi pada 2020 ketika Akua Denteh, seorang perempuan berusia 90 tahun, dihukum mati secara brutal di depan umum setelah dituduh sebagai penyihir. Dua pelaku yang terekam dalam video pemukulan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara pada 2023. Ratusan perempuan lain terpaksa meninggalkan komunitas mereka karena takut akan keselamatan. Rancangan Undang-Undang Anti-Tuduhan Sihir sebenarnya telah disahkan parlemen pada Juli 2023, bertujuan mengkriminalisasi tuduhan sihir dan memberikan perlindungan serta jalur hukum bagi korban. Namun, RUU tersebut tidak ditandatangani oleh mantan Presiden Nana Akufo-Addo dengan alasan konstitusional, dan hingga kini belum diajukan kembali ke parlemen. Amnesty International dan mitra lokal mendesak otoritas Ghana untuk segera mengesahkan undang-undang tersebut guna melindungi hak asasi manusia perempuan yang dituduh sihir, serta mencegah kekejaman lebih lanjut.

Berita Terkait Lainnya

Negara Ini Punya Kamp Kurung Perempuan yang Dituduh Tukang Santet - Hukum & Kriminal - Feedify