Apriyanti (53) tewas setelah ditikam anak tirinya, Dean Haziq (32), di rumah mereka di Jalan Pamitran, Panyileukan, Kota Bandung, pada Minggu sore, 27 September 2026. Peristiwa terjadi saat suami korban yang juga ayah pelaku sedang bekerja. Pelaku lebih dulu menyetrum korban dengan alat kejut sebelum menikamnya berkali-kali menggunakan pisau dapur. Korban mengalami luka tusuk di leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan. Setelah kejadian, pelaku tidak melarikan diri dan justru duduk terdiam di dalam rumah hingga akhirnya diketahui tetangga. Korban dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Polisi menduga aksi brutal ini dipicu dendam karena pelaku merasa jarang diberi makan oleh ibu tirinya, serta niat pelaku untuk menguasai rumah yang ditinggali bersama korban. Pelaku telah diamankan dan polisi masih melakukan olah TKP untuk mendalami kasus ini.