AS Tahan Mantan Mata-mata Elite Israel, Ini Penyebabnya

Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 13.35
AS Tahan Mantan Mata-mata Elite Israel, Ini Penyebabnya

Sumber Berita Asli

Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews

Baca di Website Asli ↗
Badan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat menahan Alon, mantan mata-mata elite militer Israel yang kini merupakan perempuan transgender. Ia ditangkap dalam operasi penindakan di Concord, New Hampshire, dan kini menghadapi ancaman deportasi. Penahanan tersebut dilakukan lantaran Alon memiliki catatan kriminal. Ia divonis bersalah atas ancaman dengan senjata mematikan, penculikan, dan kepemilikan narkoba. Alon sebelumnya telah ditangkap pada September 2024 terkait kasus tersebut. Kasus penculikan itu bermula ketika Alon mencurigai seorang pria telah memasukkan obat GHB, yang kerap dikaitkan dengan pemerkosaan, ke dalam botol air minumnya. Seorang temannya diduga menyarankan agar korban tersebut diinterogasi, yang berujung pada tindakan penculikan. Sebelum menjalani transisi gender dan terjerat kasus hukum, Alon diketahui pernah bertugas di Unit 81, divisi paling rahasia milik militer Israel. Setelah mengundurkan diri, ia sempat bekerja di posisi senior sebagai insinyur di perusahaan teknologi raksasa, Amazon dan Microsoft.

Berita Terkait Lainnya

AS Tahan Mantan Mata-mata Elite Israel, Ini Penyebabnya - Hukum Kriminal - Feedify