Kemasan plastik kini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi strategi pemasaran yang mampu meningkatkan omzet dan loyalitas konsumen. Direktur Utama Pixelku, Hendrick, menyatakan bahwa spesifikasi material dan kualitas cetakan kemasan dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen di tengah persaingan pasar yang ketat, bahkan berperan sebagai silent salesman yang menarik perhatian dalam hitungan detik.
Hendrick mencontohkan banyak pelaku usaha yang mengalami peningkatan penjualan drastis setelah beralih dari kemasan plastik polos ke kemasan fleksibel berwarna penuh yang memenuhi standar keamanan pangan. Material yang presisi membuat produk lebih terjamin kebersihannya, tahan terhadap suhu, dan tampil lebih profesional dibandingkan kompetitor.
Selain aspek visual, inovasi bentuk kemasan seperti standing pouch dengan penutup zipper memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi konsumen, yang berpotensi meningkatkan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan. Konsumen kini semakin mempertimbangkan estetika, kepraktisan, dan kehigienisan sebelum membeli produk.
Executive Director Indonesian Packaging Federation, Dr. Michael Jusanti, menambahkan bahwa kemasan telah menjadi bagian dari identitas visual produk dan titik sentuh pertama dengan calon pembeli. Produk dengan kemasan berestetika tinggi, tangguh secara struktural, dan fungsional terbukti lebih diminati masyarakat, sehingga kemasan dapat menjadi peluang memperluas pasar.