PT Perusahaan Gas Negara (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina, meraih Platinum Award pada ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026 kategori Environment bidang Transformasi Energi. Penghargaan diserahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin di Jakarta.
Direktur Utama PGN Arief K Risdianto menyatakan penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya PGN mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang mendukung transisi energi sekaligus memberi dampak terukur terhadap lingkungan dan keberlanjutan bisnis. Salah satu wujud komitmennya adalah pelaksanaan 37 inisiatif dekarbonisasi yang berkontribusi pada penurunan emisi sekitar 22 ribu ton CO2 ekuivalen per Juni 2026.
PGN terus memperkuat peran gas bumi dalam transisi energi melalui pengembangan infrastruktur, peningkatan konektivitas, digitalisasi operasional seperti SCADA, serta pengembangan solusi energi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. PGN juga mempersiapkan injection point untuk mendukung sumber energi alternatif seperti coal bed methane dan biomethane di Sumatera Selatan.
Ke depan, PGN berkomitmen memperkuat inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung ketahanan energi nasional serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, pelanggan, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis.