IHSG Diprakirakan Konsolidasi, Analis Waspadai Fluktuasi Tinggi | LPP RRI

Rabu, 30 September 2026 pukul 07.15
IHSG Diprakirakan Konsolidasi, Analis Waspadai Fluktuasi Tinggi | LPP RRI

Sumber Berita Asli

Berita Pusat Pemberitaan Hari Ini | LPP RRI

Baca di Website Asli ↗
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan akan berkonsolidasi pada perdagangan Rabu, 30 September 2026, setelah sebelumnya ditutup melemah 0,43 persen ke level 6.121,70. Pelemahan tersebut disertai aksi jual bersih investor asing sebesar Rp536,70 miliar, dengan saham BMRI, TLKM, BBCA, PTBA, dan ADRO menjadi yang paling banyak dilepas. Nilai tukar rupiah yang sempat menembus Rp18.031 per dolar AS turut menekan pasar. Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 6.050-6.200 dan mewaspadai potensi fluktuasi tinggi pada hari terakhir triwulan III 2026. Pasar juga mencermati pengesahan RUU APBN 2027 menjadi undang-undang, yang mempertahankan defisit fiskal sebesar Rp671,16 triliun atau 2,4 persen dari PDB, dengan perubahan pada target pendapatan dan belanja negara. Pendapatan negara dalam APBN 2027 disepakati Rp3.435,10 triliun, lebih tinggi dari usulan awal Rp3.426,03 triliun, sedangkan belanja negara menjadi Rp4.106,26 triliun dari semula Rp4.097,19 triliun. Kenaikan belanja terutama berasal dari belanja kementerian/lembaga, sementara transfer ke daerah dan target keseimbangan primer relatif tidak berubah. Phintraco menilai postur APBN 2027 menunjukkan ekspansi fiskal yang relatif terjaga dan diharapkan mendukung pertumbuhan konsumsi serta investasi. Namun, ruang fiskal dan kebutuhan pembiayaan tetap perlu diperhatikan karena defisit masih relatif besar, terlebih dengan ketidakpastian global yang tinggi. Alokasi anggaran utama meliputi pendidikan Rp824 triliun, perlindungan sosial Rp539,7 triliun, kesehatan Rp244,9 triliun, dan ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

Berita Terkait Lainnya