Harga minyak stabil setelah penurunan terbesar dalam lebih dari sepekan, seiring pasokan dari Timur Tengah yang mulai pulih mendekati level sebelum perang. Ekspor minyak mentah Timur Tengah telah mencapai 17,5 juta barel per hari atau 98% dari level sebelum perang, menurut analis JPMorgan, setelah Arab Saudi kembali mengalirkan minyak melalui pipa East-West dengan volume sedikitnya 3,5 juta barel per hari. Meski demikian, pasokan produk olahan seperti solar dan bensin masih berada di level 58% dari kondisi sebelum perang. Amerika Serikat akan melepas hingga 40 juta barel dari cadangan daruratnya, sebagai bagian terakhir dari total 172 juta barel yang dikeluarkan secara terkoordinasi sejak perang dimulai, guna menambah pasokan dan mengatasi lonjakan harga bahan bakar menjelang pemilihan paruh waktu.