MR Caffe di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, mengusung kopi jahe dan kuliner tradisional untuk memperkenalkan cita rasa lokal. Usaha milik Siti R. Kammis ini berawal dari kenangan ayahnya yang pecinta kopi, dan kini berkembang dari modal satu kilogram kopi menjadi lima kilogram. Siti mengolah kopi dengan tambahan jahe dan rempah warisan ayahnya, tanpa bahan pengawet, serta menyediakan varian minuman seperti teh jahe dan kopi susu jahe. Untuk makanan, tersedia nasi bakar, ikan bakar, dan hidangan khas Alor seperti kaleso. Lokasi MR Caffe di pinggir jalan menuju Pantai Reklamasi memudahkan pengunjung menjangkaunya. Siti memasarkan produk lewat rekomendasi pelanggan dan bantuan anak-anaknya. Meski masih terkendala modal, ia berharap dukungan pemerintah setelah produknya diperkenalkan ke pihak pariwisata setempat.