Setelah bertahun-tahun tertunda akibat proses hukum dan administrasi sejak dilelang pada 2016, domain top-level (TLD) .WEB akhirnya akan segera tersedia bagi publik. ICANN secara resmi mendelegasikan .WEB kepada Verisign pada Juli 2026, dan registrar tersebut berencana mulai menawarkannya tahun ini. TLD ini digadang-gadang menjadi penantang .COM karena singkat dan lekat dengan istilah 'World Wide Web'.
Dalam wawancara dengan TechRadar Pro, Mike Chattan dari Network Solutions menegaskan bahwa kesuksesan bisnis tidak ditentukan oleh ekstensi domain. Menurutnya, .WEB memberi peluang bagi usaha kecil dan menengah untuk mendapatkan nama domain yang mungkin sudah tak tersedia di .COM, asalkan digunakan secara konsisten di situs, pemasaran, dan kanal sosial. Edukasi pasar menjadi kunci karena pengguna kini lebih waspada terhadap domain asing akibat maraknya phishing.
Chattan juga menyoroti bagaimana TLD seperti .AI, .IO, dan .SH yang berstatus ccTLD justru populer layaknya gTLD, namun terkendala aturan aplikasi serta biaya registrasi dan perpanjangan yang mahal. Ia memprediksi gelombang TLD baru akan menggeser relevansi ccTLD tersebut karena pelanggan bisa menemukan opsi yang lebih sesuai dengan harga jauh lebih murah.
Terkait perlindungan merek, Chattan menilai .WEB tidak memerlukan strategi berbeda dari TLD lain; yang terpenting adalah mengamankan second-level domain di berbagai ekstensi. Keberhasilan .WEB, lanjutnya, tak cukup diukur dari jumlah registrasi, melainkan juga tingkat perpanjangan, adopsi aktif antar industri, serta investasi registry dalam edukasi pasar.