Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mendorong peningkatan konsumsi protein anak hingga hampir 80%, naik dari sebelumnya yang hanya sekitar 30-40%. Selain itu, program ini juga diklaim menurunkan jumlah siswa yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar menjadi 14%.
Sudaryono menekankan bahwa evaluasi program harus mempertimbangkan kondisi gizi anak yang berbeda di setiap daerah, tidak hanya berdasarkan keadaan di kota besar. MBG juga diharapkan menjadi sarana edukasi gizi seimbang, dengan melibatkan guru untuk memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya konsumsi makanan beragam, termasuk sayur dan buah.
Menurutnya, kebiasaan makan sehat yang dibangun melalui sekolah berpotensi terbawa hingga ke lingkungan keluarga. Program ini tidak sekadar menyediakan makanan, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran gizi sejak dini di seluruh lapisan masyarakat.