Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 menegaskan komitmennya mendukung kemerdekaan Palestina saat pengumuman struktur kepengurusan baru di Kantor PBNU, Rabu (30/9/2026). Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), dan jajaran pengurus yang hadir kompak mengenakan syal bermotif bendera Palestina sebagai simbol dukungan.
Gus Kikin menyatakan dukungan terhadap Palestina bukan isu baru bagi NU, melainkan telah menjadi bagian sejarah perjuangan sejak masa KH Hasyim Asy'ari yang menyuarakan kemerdekaan Palestina pada 1938-1939. Sebagai cicit pendiri NU, ia menegaskan kepengurusan baru akan melanjutkan komitmen tersebut.
Penggunaan syal Palestina dalam momentum pengumuman struktur kepengurusan menjadi simbol bahwa isu Palestina tetap mendapat perhatian dalam gerakan NU.