Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat memastikan program SMK Go Global berjalan baik sebagai strategi nasional pengentasan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang aman dan prosedural.
Pada tahap pertama, program ini diikuti 14.523 pendaftar dengan 3.340 peserta dinyatakan lolos seleksi. Peserta yang lolos menjalani pelatihan upskilling berbasis kebutuhan pasar di berbagai wilayah kerja BP3MI.
Di Jawa Timur, pelatihan difokuskan pada bidang operator produksi untuk memenuhi permintaan tenaga kerja dari Taiwan dan Malaysia. BP3MI Jatim juga menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus dan politeknik untuk tahap selanjutnya.
Pemerintah berharap program ini dapat memberikan pengalaman kerja di luar negeri dengan standar gaji yang lebih tinggi, sehingga taraf kesejahteraan keluarga PMI dapat meningkat.