Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Eskalasi pengamanan ditingkatkan pada Kamis malam setelah sebagian massa dari elemen lain mencoba mendorong, merusak pagar utama, hingga melakukan pembakaran di sekitar gerbang gedung parlemen setelah agenda penyampaian aspirasi AMPB selesai.
Polri akhirnya menggunakan water cannon sekitar pukul 19.00 WIB untuk membubarkan massa setelah sebelumnya memberikan peringatan, guna menjaga ketertiban dan meminimalisir kerugian aktivitas masyarakat umum.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang masih di lokasi untuk segera kembali ke rumah dan memastikan anak-anak tidak ikut terbawa suasana, serta menegaskan tindakan perusakan fasilitas umum pada akhirnya akan merugikan pelayanan kepada masyarakat itu sendiri.