Pakar klimatologi IPB University, Prof Rizaldi Boer, menekankan pentingnya petani beradaptasi dengan perubahan iklim melalui strategi seperti percepatan tanam dan penerapan pertanian cerdas iklim.
Fenomena El-Nino diprediksi memengaruhi musim tanam 2026-2027 karena pergeseran awal musim hujan, yang berdampak pada penundaan jadwal tanam pertama dan kedua.
Prof Boer menghimbau pemerintah untuk mengantisipasi pergeseran iklim demi menjaga ketahanan pangan serta mendukung sarana prasarana bagi petani.
Pemerintah juga disarankan memfasilitasi asuransi berbasis indeks iklim guna melindungi petani dari risiko finansial akibat kekeringan dan mendorong adopsi teknologi adaptif.