Universitas Terbuka (UT) menekankan pentingnya hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UT, Rahmat Budiman, menyatakan bahwa penelitian harus memberikan dampak nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang lingkungan dan pengelolaan sumber daya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam The 6th International Seminar of Science and Technology (ISST) 2026 yang digelar UT bersama SEMIRATA BKS-PTN Wilayah Barat. Kegiatan berlangsung pada 12-13 Oktober 2026 dengan tema Advancing Science and Technology for Sustainable Environment and Resource Management.
Sebanyak 117 presenter dan 186 peserta nonpresenter dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, Aljazair, dan Singapura turut serta dalam forum ini. Acara juga mencakup Student Research Poster Competition yang menghasilkan 31 poster finalis dari empat subtema.
Dalam agenda SEMIRATA, dibahas pula Diseminasi Instrumen LAMSAMA IAPS 3.0 serta Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Penelitian. Pembahasan ini menyoroti peluang pengembangan temuan akademik menjadi produk, teknologi, atau metode yang dapat digunakan secara luas oleh masyarakat.