6 Kesalahan Kalkulasi Arab Saudi Picu Eskalasi Perang Yaman, Kurang Persiapan dan Pecah Kongsi dengan UEA

Senin, 12 Oktober 2026 pukul 01.10
6 Kesalahan Kalkulasi Arab Saudi Picu Eskalasi Perang Yaman, Kurang Persiapan dan Pecah Kongsi dengan UEA

Sumber Berita Asli

Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews

Baca di Website Asli ↗
Perang saudara di Yaman kembali meletus dan mengancam ambisi Arab Saudi untuk menjadi magnet investasi. Serangan rudal dan drone dari pihak Houthi telah merusak infrastruktur dan mengganggu acara besar di Riyadh, termasuk konferensi keuangan internasional. Pangeran Mohammed bin Salman kini terdesak menghadapi konflik yang ia harapkan dapat dihindari. Para ahli mengidentifikasi serangkaian kesalahan perhitungan yang dilakukan Arab Saudi, salah satunya adalah memutus kemitraan strategis dengan Uni Emirat Arab (UEA). Penarikan dukungan militer UEA meninggalkan Saudi dalam posisi terisolasi, memicu kebingungan di antara pasukan sekutu dan memperlemah posisi taktis kerajaan. Operasi militer yang digelar tergesa-gesa, seperti 'Fajar Yaman', juga dinilai sebagai kesalahan fatal. Upaya ini gagal memberikan stabilitas yang diharapkan dan justru menyeret Saudi lebih dalam ke dalam kekacauan regional. Konflik ini kini mengganggu proyek ekonomi dan acara internasional yang menjadi fokus transformasi negara tersebut. Kekacauan ini menimbulkan dampak langsung pada ekonomi dan keamanan, termasuk serangan terhadap bandara dan penundaan konferensi keuangan. Meskipun Riyadh mencoba memulihkan aliansi, situasi di perbatasan selatan menunjukkan bahwa negara Teluk tersebut masih menghadapi tantangan serius dalam mengendalikan konflik yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Berita Terkait Lainnya