Webull, broker investasi asal AS, resmi meluncurkan layanan perdagangan kripto di Kanada melalui kemitraan dengan Coinbase. Layanan ini memanfaatkan infrastruktur Crypto-as-a-Service dari Coinbase untuk menyediakan trading dan kustodian aset digital, dengan 10 kripto awal seperti Bitcoin, Ether, dan Solana.
Ekspansi ini dipicu oleh lonjakan kepemilikan aset digital di Kanada yang meningkat dari 10% pada 2023 menjadi 25% tahun ini. Regulator Kanada juga sedang menyusun kerangka regulasi yang lebih jelas, membuat kripto kini dipandang sebagai komoditas standar oleh broker arus utama.
Kemitraan ini menyoroti tren baru di mana Coinbase berperan sebagai penyedia infrastruktur B2B bagi broker lain. Model ini berpotensi mempercepat adopsi kripto di negara-negara yang belum memiliki ekosistem lengkap.
Bagi Indonesia, hal ini menjadi sinyal agresifnya ekspansi platform global ke Asia dan pentingnya kejelasan regulasi. Indonesia perlu mempercepat penyusunan kerangka aset digital di bawah Bappebti dan OJK agar tidak tertinggal, terlebih di tengah tantangan makro ekonomi domestik saat ini.